KANAL

PTBI 2025, Kota Tasik Raih Penghargaan TPID Kota Berkinerja Terbaik Nasional

×

PTBI 2025, Kota Tasik Raih Penghargaan TPID Kota Berkinerja Terbaik Nasional

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan (tengah) didampingi istrinya dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Laura Rulida ES (kiri) seusai menerima penghargaan di Jakarta.*

KAPOL.ID
Kota Tasikmalaya kembali meraih penghargaan sebagai TPID Kota Berkinerja Terbaik. Tahun 2025 ini, tampil sebagai wakil terbaik dari kawasan Jawa–Bali. Bersanding dengan Kota Palembang, Kota Banjarmasin, Kota Palu, dan Kota Mataram.

Bank Indonesia melalui tim penilai nasional menetapkan Kota Tasikmalaya sebagai penerima penghargaan. Setelah menunjukkan kinerja TPID yang solid, sinergi lintas sektor yang kua. Dan serangkaian inovasi yang berdampak langsung pada stabilitas harga di tingkat daerah.

Penghargaan diumumkan pada gelaran Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 di Jakarta, Jumat (28/11/20259. Hadir pula pada forum ekonomi nasional tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto, serta jajaran petinggi pemerintahan lainnya.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan, apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan. Penghargaan ini merupakan buah dari kerja kolektif berbagai unsur di daerah.

“Penghargaan TPID 2025 menjadi pemicu untuk bekerja lebih baik lagi, memperkuat iklim ekonomi yang sehat.”

“Serta memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” katanya.

Ia mengatakan, penguatan peran TPID, meningkatkan efektivitas koordinasi dan menghadirkan kebijakan yang semakin berpihak pada masyarakat. Program pengendalian inflasi daerah juga berjalan sejalan dengan 7 program prioritas pembangunan.

Khususnya upaya menjaga ketahanan pangan dan memperkuat pasar rakyat. Melalui kolaborasi bersama Bank Indonesia, BPS, Bulog, pertamina, Kelompok Tani/KWT dan pelaku usaha lokal.

“Ini bukan semata penghargaan seremonial, tetapi pengingat bahwa tugas menjaga stabilitas ekonomi masih panjang.”

“Kami akan terus bekerja lebih baik, lebih cepat, dan lebih dekat dengan kebutuhan warga,” ujarnya.***