SOSIAL

Puluhan Ruang Belajar Siswa Rusak, Pihak Sekolah Kebingungan

×

Puluhan Ruang Belajar Siswa Rusak, Pihak Sekolah Kebingungan

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID — Kerusakan akibat guncangan gempa bumi berskala magnitudo 6.2 (M) yang berpusat di Kabupaten Garut pada Sabtu (27/4/2024) di wilayah Kabupaten Tasikmalaya mulai teridetifikasi.

Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Tasikmalaya, kerusakan paling banyak adalah fasilitas umum dan sarana pendidikan. Umumnya mengalami kerusakan cukup parah.

Seperti halnya di wilayah Kecamatan Mangunreja, di mana bangunan gedung Kwarcab Pramuka mengalami kerusakan cukup parah. Selain atapnya roboh, juga kaca jendelanya hancur berantakan.

Tak jauh berbeda juga di RSUD SMC, Kecamatan Singaparna. Atap plafon di beberapa ruangan juga hancur.

Untuk fasilitas sarana pendidikan kerusakan paling parah di SMAN 1 Cigalontang. Sebanyak tujuh ruang belajar dan satu masjid mengalami kerusakan cukup parah.

Atap-atap di tujuh ruangan yang belum satu tahun selesai rehab tersebut, berjatuhan hingga hancur berantakan. Bahkan Ada juga di beberapa dinding ruangan yang retak-retak. Begitupun dinding tembok bangunan masjid.

Selain itu, masih di Kecaman Cigalontang, gedung BRI mengalami kerusakan cukup parah. Bahkan seorang satpam yang pada malam itu sedang berjaga juga nyaris tewas setelah tubuhnya tertimpa reruntuhan pecahan pintu kaca.

Akibatnya satpam bernama Hendi pun harus menjalani perawatan medis di Puskesmas Cigalontang.

Sementara di Kecamatan Salawu, satu buah bangunan SDN 2 Salawu yang berada di Kampung Awisurat, Desa Karangmukti juga mengalami kerusakan cukup parah.

“Ada enam ruang belajar yang dinding temboknya retak-retak dan atapnya roboh,” kata Kapolsek Salawu AKP H. Dedi Darsono.

Ruangan yang rusak tersebut, tambah Kapolsek kemungkinan besar tidak akan bisa digunakan karena retakan temboknya cukup besar dan panjang.

“Bahkan ada juga sebagian temboknya yang patah, bukan hanya retak, sehingga kalaupun digunakan, khawatir bangunan akan roboh, apalagi saat ini lagi musim hujan sehingga sangat membahayakan,” kata Kapolsek.

Akan hal tersebut maka demi keselamatan semua, maka untuk keberlangsungan proses pembelajaran siswa Kapolsek meminta agar pihak sekolah mencari alternatif ruangan lain yang digunakan untuk KBM siswa.

Support KAPOL with subscribe, like, share, and comment

Youtube : https://www.youtube.com/c/kapoltv

Portal Web : https://kapol.tv/
Portal Berita : https://kapol.id/
Facebook : https://www.facebook.com/kabar.pol
Twiter : https://twitter.com/kapoltv