HUKUM

Rakor Kemenkopolhukham-PP Santri Pasundan Bahas Ini

×

Rakor Kemenkopolhukham-PP Santri Pasundan Bahas Ini

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID –
Pimpinan Pusat Perkumpulan Santri Pasundan mendapatkan undangan khusus untuk melaksanakan Rapat Koordinasi virtual dengan Kemenkopolhukham, Selasa (20/04/2021).

Ketua Umum PP Santri Pasundan Aceng Nasir mengatakan, entri poin pembahasan diantaranya merebaknya pengedar Narkoba sudah sangat meresahkan masyarakat.

Terutama obat-obatan tipe G yang di jual bebas terutama Jawa Barat menjadi lahan subur para pengedar dan penjual obat berbahaya tersebut.

“Disinyalir dibekingi oleh oknum-oknum tertentu yang sudah merebak hingga ke pedesaan.”

“Hal ini sangat meresahkan Para Ulama,santri dan masyarakat karena yang menjadi sasaran adalah para remaja dan generasi muda lainnya,” katanya.

Pihaknya khawatir akan nasib generasi bangsa ke depan entah 5-10 tahun ke depan.

Dan meminta kepada Kemenkopolhukam untuk segera melakukan langkah kongkrit pada kementerian atau lembaga terkait.

“Untuk melakukan langkah nyata untuk menyelamatkan generasi bangsa,” tegas Aceng.

Ketua Pimpinan Daerah Santri Pasundan Kab. Karawang Ahmad Mustofa mengatakan santri memiliki peran strategis dalam berbagai aspek.

“Pemerintah sudah seyogyanya memperhatikan lebih luas memaksimalkan peran dan fungsi santri pada program-program pemberdayaan nyata pada santri,” ucapnya.

Pembina PP Santri Pasundan Asep Lukman mengatakan Jawa Barat pernah dianggap sebagai salah satu Provinsi yang radikal dari hasil sebuah survei.

Sebagai warga Jawa Barat merasa kaget, faktanya masyarakat muslim Jawa Barat yang humanis tentu merasa tersinggung apalagi terkesan banyak elit politik bahkan pemangku kebijakan sering membuat statemen yang memicu kontroversi.

Adapun ide deradikalisasi lainnya disampaikan oleh Andy Supardi Penasihat Santri Pasundan Kab. Sukabumi.

Ia mengatakan perlu adanya “deradikalisasi berbasis tasawuf” yang lebih menyentuh pada aspek spritualitas.

Terlebih pentingnya mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD1945 apalagi setelah berkali-kali di amandemen telah terjadi pergeseran nilai oleh karena itu sangat penting di tumbuh kembangan ruh UUD 1945.

Sementara Ust DR (cand) Irham Hasan LC mengatakan tentang pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Diharapkan santri memiliki peran penting dalam mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan tersebut

“Apresiasi terhadap Kemenkopolhukham yang responsif dan berharap ada sinergi lanjut terkait berbagai persoalan bangsa,” ujar Sekjen Santri Pasundan DR (cand) Hendro Sugiarto.

“Santri dengan peran strategisnya bisa menjadi bagian penting dalam upaya menangkal radikalisme,” tambah Bendahara Umum PP Santri Pasundan, Alek Kunkun Syarifudin.

Ditambahkan, Ketua Bidang Budaya PP Santri Pasundan Asep Maher. Membangun Kebhinekaan perlu pemahaman aspek budaya di masing-masing daerah sehingga bisa memaksimalkan peran santri di daerah masing-masing.

Asisten Deputi VI Kemenkopolhukam Toma Amrah sangat berterimaksih kepada Santri Pasundan yang telah memberikan banyak masukan.

“Ini bisa menjadi bahan penting kepada Pak Kemenko yang bisa diimplementasikan pada Kementerian terkait di bawah Kemenkopolhukam, ” ucapnya. ***