KAPOL.ID–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya sudah menerima hasil kajian Badan Geologi Jawa Barat, terkait beberapa kecamatan yang belakangan diguncang bencana alam hebat.
“Dari hasil Badan Geologi beberapa tempat memang direkomandasikan untuk relokasi,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Nuraedidin, Rabu (31/3/2020) di kantornya.
Paling tidak Nuraedidin menyebut empat kecamatan, di mana beberapa perkampungan di dalamnya perlu relokasi, berdasarkan hasil kajian Badan Geologi. Antara lain Kecamatan Tanjungjaya, Salopa, Bantarkalong, dan Cibalong.
Di Kecamatan Cibalong, misalnya, relokasi perlu dilakukan bagi beberapa keluarga penghuni Desa Sirnajaya. Pergeseran tanah menyebabkan beberapa rumah rusak berat. Bahkan satu bangunan SD sampai ambruk.
“Untuk Sirnajaya sendiri bangunan sekolah menjadi prioritas. Tempat relokasinya juga nanti harus dikoordinasikan atau dikonsultasikan dengan Badan Geologi, agar terpastikan aman,” lanjutnya.
Kalaupun relokasi terealisasi, tidak semua penyintas bencana alam itu memiliki lahan di tempat lain. Atas dasar itu Nuraedidin mengaku bahwa BPBD sudah berkoordinasi dengan Muspika setempat.
“Sebagian besar tempat relokasi akan disediakan pemerintah desa. Itupun akan dibicarakan dulu dengan Pemerintah Kabupaten, dalam hal ini Pak Bupati Tasikmalaya,” Nuraedidin menandaskan.












