BIROKRASI

Rp120 Miliar Digelontorkan! Bandung–Cimahi Dapat Hibah TPST, Mampukah Atasi Darurat Sampah?

×

Rp120 Miliar Digelontorkan! Bandung–Cimahi Dapat Hibah TPST, Mampukah Atasi Darurat Sampah?

Sebarkan artikel ini
Penandatangan akta hibah TPST sampah dari Kementrian PUPR kepada Kota Bandung dan Kota Cimahi

KAPOL.ID – Pemerintah pusat resmi menggelontorkan dana hibah fantastis untuk mengatasi persoalan sampah di Jawa Barat.

Kota Bandung mendapat hibah sarana TPST senilai Rp70 miliar, sedangkan Kota Cimahi kebagian Rp50 miliar.

Total Rp120 miliar ini diharapkan bisa menjadi jawaban atas darurat sampah yang menghantui dua kota bertetangga tersebut.

Serah terima dilakukan Selasa (26/8/2025) di Aula Graha Wiksa Praniti, Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jawa Barat, disaksikan pejabat Kementerian PUPR, Pemkot Bandung, dan Pemkot Cimahi.

Bandung Produksi 1.500 Ton Sampah Per Hari

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, mengaku Bandung menghadapi beban berat karena produksi sampah mencapai 1.500 ton per hari.

“Pengiriman ke TPA Sarimukti dibatasi 140 ritasi truk, padahal kebutuhan 154 rit. Masih ada belasan rit sampah yang terpaksa menumpuk. Hibah TPST ini sangat krusial untuk membantu Bandung keluar dari krisis,” tegasnya.

Tiga TPST baru di Bandung—Nyengseret, Tegalega, dan Holis 2—ditargetkan mampu memangkas beban sampah harian secara signifikan.

Cimahi Ubah Sampah Jadi Energi

Sementara itu, Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyebut dua TPST baru, Sentiong dan Lebaksaat, akan difungsikan menjadi pengolah sampah berbasis Refuse-Derived Fuel (RDF).

“Selain mengurangi volume sampah, fasilitas ini akan menyerap tenaga kerja dari warga sekitar. Cimahi bisa mendapatkan manfaat ganda dari hibah ini,” ujarnya.

Komitmen Pemda Jadi Kunci

Kepala BPBPK Jawa Barat, Dr. Muhammad Reva, S.T., M.Sc., menegaskan hibah jumbo ini harus dibuktikan dengan komitmen.

“Fasilitas sudah diserahkan, tinggal bagaimana pemda mengelola. Jangan hanya menerima, tapi tidak dioptimalkan. Kami akan tetap memantau,” tegas Reva.

Target Reduksi Sampah 88%

Program hibah ini merupakan bagian dari Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities (ISWMP) yang didukung Bank Dunia. Melalui program ini, Cimahi mendapat kapasitas TPST 60 ton/hari, sementara Bandung 101 ton/hari.

Ketua CPMU-ISWMP, Ir. Sandhi Eko Bramono, Ph.D., menyebut TPST Bandung–Cimahi sudah berhasil menangani sampah setara 8.300 ton.

“Harapannya, hanya 12 persen residu sampah yang masuk ke TPA. Sisanya bisa direduksi di TPST,” katanya.***