KAPOL.ID – Ada yang berbeda pada gelaran Safari Ramadan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tahun 1447 Hijriah/2026 ini.
Jika biasanya Wali Kota yang berkeliling menyambangi wilayah, kini giliran para aparatur kewilayahan yang “ngabring” mendatangi pusat kota.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan bahwa perubahan konsep ini sengaja dilakukan untuk kembali menghidupkan nilai sejarah dan memusatkan kekhidmatan Ramadan di ikon kota.
”Kalau dulu kan konsepnya Wali Kota berkeliling ke kecamatan-kecamatan. Nah, kalau sekarang dibalik. Sekarang justru safarinya para camat beserta lurah dan jajarannya yang datang ke Masjid Agung Alun-Alun,” ujar Farhan usai kegiatan di Masjid Agung Bandung, Senin (23/2/2026)
Pemilihan Masjid Agung Alun-Alun bukan tanpa alasan. Menurut Farhan, masjid ini merupakan warisan agung yang telah berdiri lebih dari 200 tahun.
”Ini saatnya warga datang ke sini, berbuka puasa bersama Wali Kota dan memakmurkan Masjid Agung warisan kita di Kota Bandung. Insyaallah kegiatan ini digelar setiap hari selama bulan Ramadan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Bandung melalui Baznas juga menyalurkan berbagai santunan bagi masjid besar, masjid jami, guru ngaji, marbot, lansia, hingga kelompok disabilitas.
Memasuki hari kelima Ramadan, giliran jajaran Kecamatan Bandung Kulon yang berkesempatan hadir dalam agenda safari tingkat kota tersebut. Camat Bandung Kulon, Drs. Yogiarto Yoharim, M.M menyampaikan bahwa momentum ini menjadi energi positif bagi jajarannya untuk meningkatkan pelayanan.
”Ramadan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tapi memperkuat keimanan dan mempererat silaturahmi melalui kepedulian sosial,” kata Yogiarto.
Di hadapan jemaah, Yogiarto juga mengajak masyarakat Bandung Kulon untuk menjaga kondusivitas lingkungan serta menyukseskan program utama pemerintah, terutama dalam penanganan masalah sampah yang masih menjadi tantangan besar di Kota Bandung.
Suasana khidmat sempat diwarnai rasa haru saat Camat Bandung Kulon menyampaikan ucapan duka cita mendalam atas berpulangnya ibunda Wali Kota Bandung di Bogor, Kamis pekan lalu.
”Kami mendoakan semoga almarhumah diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga Pak Wali Kota diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” pungkasnya. (Jae)












