KAPOL.ID – Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan pada Dinas Satuan Pamong Praja Sumedang, Cece Ruhiyat mengatakan hingga 2 Desember 2022 tercatat ada 360 kejadian bencana di Kabupaten Sumedang.
Bencana tersebut diantaranya, longsor, banjir bandang, kebakaran dan sebagainya.
“Penanganan atau evakuasi bencana tersebut, telah dilakukan sesuai dengan aturan kendati belum optimal,” katanya.
Dikatakan, belum optimalnya penanganan bencana di Sumedang, mengingat masih minimnya sarana prasarana (sapras).
“Sapras yang ada di bidang pemadam kebakaran masih kurang. Diantaranya, kita masih kekurangan kendaraan pemadam kebakaran,” ujar dia.
Kemudian, kendaraan oprasional damkar sudah banyak yang rusak dan tidak laik pakai.
Hal tersebut, akibat kurangnya pemeliharaan karena keterbatasan anggaran.
Sehingga, itu yang menjadi salah satu kendala yang masih belum terpenuhi.
“Untuk tahun 2023, ada anggaran perbaikan dan pemeliharaan kendaraan damkar sebesar Rp 100 juta,” katanya.
Ia berharap dengan adanya anggaran tersebut maka berbagai kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik.
Termasuk, ujar dia, akan optimalnya pelayanan terhadap masyarakat. (Suhaya Hidayat)***






