KANAL

Sebelum Berenang Lalu Hanyut, MN Ternyata Sedang “Ngaliwet”

×

Sebelum Berenang Lalu Hanyut, MN Ternyata Sedang “Ngaliwet”

Sebarkan artikel ini
Tim pencarian berhasil menemulan jenazah remaja yang hanyut terbawa arus sungai. (Foto: istimewa)

KAPOL.ID—Muhammad Nurjani (MN) meninggal karena hanyut terbawa arus sungai Ciwulan, Selasa (29/12/2021). Warga Desa Nangtang, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya tersebut terbawa arus sekitar 200 meter.

MN sendiri adalah seorang santri pada salah satu pondok pesantren. Pada saat itu, MN bersama tujuh orang temannya di Kampung Cibaeud, Desa Lengkongjaya, Kecamatan Cigalontang. Lokasinya sendiri memang di pinggir sungai Ciwulan.

“Sekitar pukul 12.15 mereka sedang ngaliwet di pinggir sungai Ciwulan. Lalu sambil menunggu liwetnya masak, mereka berenang di sungai tersebut. Namun, korban tiba-tiba terbawa arus air sungai hingga tenggelam,” terang Kapolres Tasikmalaya, AKBP Rimsyahtono.

Karena arus air sangat deras, lanjut Rimsyahtono, teman-teman korban tidak bisa menolong. Dalam keadaan panik mereka lari meminta bantuan warga. Termasuk juga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cigalontang.

“Upaya pencarian pun dilakukan petugas yang dibantu warga dan petugas dari Basarnas. Hingga pada pukul 16.30 korban di temukan tak bernyawa di sela-sela bebatuan di sungai,” lanjutnya.

Sebelum dibawa pulang oleh keuarganya untuk dimakamkan, jenazah MN dibawa ke Puskesmas terlebih dahulu. Tujuannya untuk kepentingan pemeriksaan. Namun, kata Rimsyahtono, MN meninggal murni karena kecelakaan, karena tidak ada hal lain yang mencurigakan mengarah ke kriminal.