KAPOL.ID – Warga dikejutkan peristiwa bergesernya tanah menimbun sawah milik beberapa orang petani di Dusun Hampang Desa Cijeruk Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Ahad (3/5/2020)
Pergerakan tanah itu terjadi karena kondisi tanah yang labil. Sebelumnya hujan mengguyur kawasan itu. Saksi mata warga setempat, Somantri mengaku kaget tidak kepalang.
“Saya sedang berada di tengah sawah. Tiba-tiba mendengar suara bergemuruh. Saya langsung menghindar. Saya melihat langsung tanah bergerak menimbun sawah milik warga,” katanya.
Tanah yang bergerak sepanjang 100 meter dengan tinggi 30 meter. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Jumlah kerugian materiah masih diperdalam.
Menurut Ketua RT, Rohya, ratusan bata sawah milik warga tertimbun. Di antaranya milik Ade (200 bata), Ukri (120 bata), Sukmara (35 bata), Oyod (35 bata), Eras (70 bata), Entu (10 bata), Rudi (50 bata), Somantri (35 bata), Rohya (10 bata), Ahri (10 bata), Inen (10 bata), dan Kusnadi (10 bata).












