KAPOL.ID – Semangat kemanunggalan antara TNI dan rakyat kembali membuncah di wilayah Kabupaten Bandung. Memasuki hari kesekian pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026, personel Satgas bersama warga Desa Cipelah bahu-membahu menuntaskan pembangunan infrastruktur, Rabu (11/2/2026).
Pantauan di lapangan, sejak pagi buta, para personel Satgas TMMD sudah menggelar apel kesiapan. Tak lama berselang, deru mesin molen dan keriuhan warga di Kampung Babakan Simpang Gunung Leutik mulai terasa. Agenda hari ini fokus pada pemasangan papan begisting dan pengecoran jalan.
Danramil 2414/Ciwidey, Kapten Inf Supriyadi, memimpin langsung jalannya pengerjaan di titik 1.300 meter tersebut. Meski medan yang dihadapi tidak mudah, namun kehadiran anggota Satgas di tengah masyarakat seolah menjadi suntikan energi bagi warga setempat.
”Saat ini progres pengecoran sudah mencapai kurang lebih 200 meter. Kami terus berupaya maksimal agar pengerjaan ini berjalan sesuai target yang ditentukan,” ujar Kapten Inf Supriyadi di sela-sela kegiatannya.
Bagi Supriyadi, TMMD bukan hanya soal urusan fisik atau semen dan beton semata. Lebih dari itu, ruh dari program ini adalah mempererat ikatan emosional antara prajurit TNI dengan masyarakat pedesaan.
“Melalui TMMD ini, kami ingin membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Tapi yang paling utama adalah menumbuhkan kembali semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa kita,” tuturnya.
Ia menambahkan, akses jalan yang layak di Desa Cipelah sangat krusial. Pasalnya, mayoritas warga menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Dengan jalan yang mulus, distribusi hasil bumi ke pasar tentu akan lebih cepat dan biaya angkut bisa ditekan.
Program TMMD Reguler ke-127 ini merupakan potret nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat dalam membangun daerah terpencil. Tak hanya menyasar pembangunan fisik, program ini juga menyentuh aspek non-fisik lewat berbagai penyuluhan kepada masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Warga dan anggota Satgas terlihat cair dalam kebersamaan, bekerja secara bertahap namun terukur demi mewujudkan impian warga Desa Cipelah memiliki infrastruktur yang representatif. (Jm)






