KAPOL.ID –
Orang tua siswa SDN Pakemitan 3 Ciawi Kabupaten Tasikmalaya berseteru dengan plt kepala sekolahnya.
Hingga saat ini belum ada titik terang kapan uang tabungan siswa SDN Pakemitan senilai Rp 800 juta dapat kembali.
Polsek Ciawi sudah beberapa kali memfasilitasi pertemuan plt Kepala Sekolah berinisial IS. Bahkan sudah ada perjanjian pengembalian uang tersebut pada 20 Juli 2023 lalu.
Namun kenyataanya perjanjian tersebut tidak ditepati oleh IS. Hingga mediasi ketiga, belum ada titik terang.
Kepolisian juga masih menunggu pihak yang dirugikan untuk melanjutkan ke proses hukum. Diduga IS menggunakan uang tersebut untuk kepentingan pribadi
“Kami sarankan (ke jalur hukum) sudah. Tapi laporan resmi belum ada,” jelas Kapolsek Ciawi, Kompol Karyaman, kepada wartawan, Senin (24/7/2023).
Ia menjelaskan, IS sempat meminta perpanjangan waktu untuk mengembalikan uang tabungan tersebut.
Namun karena mulur dari janji, orang tua kecewa hingga akhirnya mendatangi GOR Desa Pakemitan akhir pekan lalu.
Sebagaimana berita sebelumnya,
uang tabungan siswa SD Pakemitan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya raib.
Tabungan senilai hampir Rp 800 juta diduga digondol oleh pelaksana tugas kepala sekolah tersebut berinisial IS.
Kordinator Orangtua Siswa SDN Pakemitan 3, Dodi Kurniadi mengatakan, total uang tersebut berasal dari tabungan siswa kelas I hingga VI.
“Di SDN Pakemitan 1 juga bermasalah Rp 300 juta lebih. Totalnya hampir 800 juta lebih kalau digabungkan dengan di SDN Pakemitan 3.”
“Uangnya diambil dari bendahara dan tidak mengembalikan pada waktunya. Sekarang dia sudah pensiun,” terangnya saat datang ke GOR Desa Pakemitan Kidul, Sabtu (22/7/2023).***






