KANAL

Tak Lagi Khawatir Kekeringan, Bendung Cariang Permanen Siap Aliri 1.603 Hektar Sawah di Ujungjaya

×

Tak Lagi Khawatir Kekeringan, Bendung Cariang Permanen Siap Aliri 1.603 Hektar Sawah di Ujungjaya

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Harapan besar para petani di wilayah Kecamatan Ujungjaya untuk memiliki sarana irigasi yang mumpuni akhirnya terjawab.

Pemerintah kini mulai merealisasikan pembangunan Bendung Cariang secara permanen, setelah sekian lama kondisi infrastruktur pengairan tersebut jebol dan menghambat produktivitas pertanian warga.

​Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, turun langsung ke lapangan untuk meninjau titik pembangunan di Desa Ujungjaya, Kecamatan Ujungjaya. Kedatangannya guna memastikan proyek strategis tersebut berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran.

​“Alhamdulillah, doa dan aspirasi masyarakat Ujungjaya dikabulkan. Bendung Cariang yang mengairi 1.603 hektare sawah di enam desa ini mulai kita bangun secara permanen tahun ini,” ujar Dony di sela-sela peninjauannya, Rabu (14/1/2026).

​Proyek yang menelan nilai kontrak sebesar Rp 64 miliar ini diproyeksikan tuntas dalam dua tahun anggaran. Saat ini, pengerjaan sudah memasuki tahap perakitan besi, dengan fokus menuntaskan badan bendung pada tahun pertama.

​Meski tengah dalam masa konstruksi, Bupati yang dikenal dekat dengan rakyat ini menjamin kebutuhan air bagi para petani tidak akan terhenti total. Melalui koordinasi dengan PSDA Provinsi Jawa Barat dan BBWS Cimanuk Cisanggarung, aliran air tetap diupayakan mengalir lewat sistem kisdam atau tanggul sementara.

​“Untuk musim tanam kedua dan ketiga, air diupayakan tetap masuk ke irigasi Cariang. Kami memohon maaf jika saat ini pelayanan air belum maksimal karena proses pembangunan. Memang biasanya ada ketidaknyamanan saat pengerjaan, tapi percayalah manfaatnya untuk jangka panjang,” kata Dony.

​Dony meyakini, jika bendung permanen ini sudah berdiri kokoh, indeks pertanaman di Ujungjaya bisa digenjot hingga tiga kali panen dalam setahun. Hal ini tentu linear dengan peningkatan kesejahteraan petani di wilayah utara Sumedang tersebut.

​“Kalau panen bisa tiga kali, pendapatan petani naik, lapangan kerja terbuka, dan pengangguran berkurang. Ini adalah bagian dari ikhtiar kita mendukung ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

​Tak lupa, orang nomor satu di Sumedang ini menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas kolaborasi yang terjalin demi kepentingan masyarakat.

​“Inilah persembahan pemerintah untuk warga Ujungjaya. Mari kita kawal dan doakan bersama agar pembangunannya lancar tanpa hambatan, sehingga segera dirasakan manfaatnya oleh seluruh petani,” pungkasnya.