KABAR PEDESAAN

Terhambat Cuaca dan Medan Curam, Pemdes Suriamukti Beri Penjelasan Soal Proyek Rabat Beton

×

Terhambat Cuaca dan Medan Curam, Pemdes Suriamukti Beri Penjelasan Soal Proyek Rabat Beton

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Pemerintah Desa Suriamukti, Kecamatan Surian, Kabupaten Sumedang memberikan klarifikasi terkait keterlambatan realisasi pembangunan rabat beton jalan lingkar yang bersumber dari Bantuan Provinsi (Banprov) tahun anggaran 2025.

​Faktor cuaca ekstrem dan aksesibilitas medan yang sulit menjadi kendala utama pengerjaan fisik di lapangan terhambat.

​Sekretaris Desa Suriamukti, Iding Kuswandi, membenarkan bahwa proyek infrastruktur tersebut belum sepenuhnya terealisasi.

Menurutnya, kondisi jalan yang curam dan licin saat diguyur hujan membuat kendaraan pengangkut material tidak mampu menjangkau lokasi.

​”Benar, pengerjaan memang sempat tertunda. Kendala utamanya adalah faktor cuaca. Kondisi jalan lingkar itu sangat curam dan licin kalau hujan, jadi kendaraan operasional sulit masuk,” ujar Iding saat dikonfirmasi awak media.

​Transparansi Anggaran dan Alokasi Dana
​Iding menjelaskan, dana Banprov sebesar Rp 98 juta tersebut baru cair pada bulan November 2025. Setelah dipotong pajak, sisa anggaran bersih yang dikelola sebesar Rp 85 juta.

​Dari jumlah tersebut, pihak desa telah menyerahkan dana sebesar Rp 65 juta kepada Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) untuk keperluan belanja material.

​”Sisanya, sebesar Rp 20 juta, saat ini masih tersimpan di rekening desa. Dana itu dialokasikan untuk sewa mesin molen, papan cor, peralatan kerja, serta Biaya Operasional Kerja (HOK). Uang itu akan segera kami kucurkan ke TPK begitu material terkumpul di lokasi dan pengerjaan siap dimulai,” imbuhnya.

​Keterlambatan ini, lanjut Iding, memang telah melewati tahun anggaran. Namun, hal itu murni disebabkan oleh keadaan kahar (force majeure). Bahkan, material yang sebelumnya sudah disiapkan di lokasi sempat habis tergerus air hujan yang meluap.
​Menyikapi kondisi tersebut, pihak Pemerintah Desa Suriamukti bergerak cepat dengan berkoordinasi dan melaporkan kejadian ini kepada pihak Kecamatan Surian.

​”Pihak kecamatan sudah melakukan survei langsung ke lapangan. Pak Sekcam juga melihat sendiri bagaimana kondisi medannya. Kami pun sudah membuat berita acara resmi terkait kejadian ini,” ungkap Iding.

​Saat ini, pihak Pemdes Suriamukti bersama TPK memastikan bahwa material berupa split, abu batu, dan semen sudah siap kembali di lokasi. Pengerjaan akan segera dikebut jika cuaca kembali stabil.

​”Jika cuaca mendukung dan tidak turun hujan, pengurus TPK akan langsung merealisasikan pengerjaan rabat beton tersebut. Kami ingin hasilnya maksimal dan bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. (Supriyadi/Zs)