SOSIAL

Tikus Menjarah, Sawah Gundul di Tengah

×

Tikus Menjarah, Sawah Gundul di Tengah

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID–Bagi sebagian petani, musim tanam kali ini tidak menyenangkan. Pasalnya, padi tanamannya nyaris habis dijarah tikus. Setiap petak sawah tampak botak di tengah.

Kejadian ini setidaknya menjadi kerugian bagi sebagian masyarakat Kecamatan Leuwisari dan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya. Apalagi diperkirakan masa panen akan jatuh antara sebelum memasuki bulan Ramadan hingga menjelang lebaran.

Parahnya lagi, setiap upaya petani dalam menangkal tikus tidak membuahkan hasil. Penyemprotan zat kimia maupun organik tetap tidak dapat menghentikan keganasan tikus.

“Biasanya, disemprot pake yang bau-bau juga tikus itu pada kabur. Sekarang mah enggak. Pake [obat] kimia juga tidak mempan,” ujar Maman.

Nunu memperjelas pernyataan Maman, bahwa yang bau-bau itu antara lain air rendaman jengkol dan pete. Bahkan, jelas Nunu, biasanya dengan menabur potongan pohon serai pun tikus sudah menghindar.

Ihktiar lain yang dilakukan petani adalah dengan cara mengeringkan tanah sawah dan membersihkan rumput di pematang. Hal ini berangkat dari pengalaman sebelumnya, bahwa tikus lebih betah berada di lahan becek dan pematang yang berumput. Tapi kali ini, upaya ini pun tidak berhasil.

“Si tikus sepertinya mendapatkan makanan yang manis. Karena padi sedang masa beukah,” lanjut Maman.

Di tempat lain, Tobari mempunyai kesan lain. Sejauh pengamatannya, musim tikus kali ini tidak akan dapat ditanggulangi. Apapun caranya, kalau sedang musim, ya, tidak akan mempan.

“Sekarang memang sedang musimnya tikus. Ini selalu terulang setiap lima tahun. Bisa ditandai, pokoknya sehabis Pemilu memilih presiden, pasti musim tikus,” ujar Tobari.

Selain padi, umbi-umbian juga menjadi sasaran tikus. Bahkan, Tobari menerangkan, singkong bukan hanya umbinya yang digali, melainkan pohonnya pun digares.