KAPOL.ID –
Tantangan kedepan, popularitas sebuah kota semakin kompleks. Tak hanya sekedar jejak historis, juga memiliki keunikan yang tak ditemui di tempat lain.
Demikian dikatakan Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan saat menghadiri Pentas Seni di Gedung Kesenian Tasikmalaya (GKT), Kamis (13/10/2022).
“Budaya akan menjadi kekuatan dalam menghadapi persaingan dengan daerah lain. Berpacu untuk menjadi lebih unggul, lebih baik, lebih menarik dibanding daerah lain,” katanya.
Ia mengatakan, Kota Tasikmalalaya memiliki modal dan nilai tambah dari berbagai macam budaya tradisional dan hadirnya industri kreatif.
Pentas seni, sebagai sarana untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya tradisional Kota Tasikmalaya.
“Sekaligus juga dalam rangka rangkaian memperingati hari jadi ke-21 Pemerintah Kota Tasikmalaya yang jatuh pada 17 Oktober,” ucapnya.
Ivan mengatakan, sudah menjadi kewajiban bersama untuk melestarikan budaya daerah. Akan lebih indah lagi bila ditunjang dengan pemahaman dan apresiasi masyarakat.
“Kedalaman cita rasa di bidang seni dan budaya yang dapat mewarnai citra Kota Tasikmalaya sebagai Kota Budaya yang hidup dan menghidupi,” katanya.
Pemkot Tasikmalaya melalui Disporabudpar menyelenggarakan pentas seni mulai hari ini dan besok di Kompleks Olahraga Dadaha.
Pentas seni Panggung Budaya tersebar di tiga lokasi. Di dalam GKT dan halaman untuk seni tradisional. Lalu GOR Sukapura untuk penampilan seni modern dan religi.***






