KAPOL.ID – Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini menjadi tonggak awal dimulainya proses rekrutmen putra-putri terbaik bangsa untuk bertugas di HUT ke-81 Republik Indonesia mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan bahwa Paskibraka bukan sekadar pasukan yang lihai dalam baris-berbaris. Lebih dari itu, program ini merupakan kawah candradimuka kaderisasi calon pemimpin bangsa.
”Yang kita bangun bukan hanya barisan yang rapi di istana atau di daerah, tetapi karakter generasi Indonesia yang akan menjaga kehormatan bangsa,” tegas Yudian di hadapan para kepala daerah.
Pesan Wabup Fajar: Adab di Atas Ilmu
Menanggapi arahan pusat, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh proses seleksi yang transparan di Kabupaten Sumedang.
Fajar menekankan, kecerdasan intelektual saja tidak cukup bagi seorang anggota Paskibraka. Menurutnya, pondasi utama seorang pemuda adalah karakter dan etika.
“Paskibraka harus kuat mental dan karakternya, serta memiliki integritas ideologi Pancasila. Anak muda sekarang cerdas dan berani, tetapi yang paling utama adalah adab di atas ilmu,” ujar Fajar Aldila.
Ia berharap, seleksi tahun 2026 ini mampu melahirkan talenta asal Sumedang yang tidak hanya moncer di tingkat lokal, tapi juga mampu menembus level provinsi hingga nasional.
Berdasarkan laporan dari BPIP, antusiasme pelajar terhadap program Paskibraka terus meningkat. Pada tahun 2025 lalu, tercatat sebanyak 132.194 pelajar mendaftar melalui aplikasi transparansi Paskibraka.
Dari seleksi ketat tersebut, terjaring:
Tingkat Kabupaten/Kota: 21.730 peserta.
Tingkat Provinsi: 1.837 peserta.
Tingkat Nasional: 76 peserta.
BPIP memastikan bahwa seluruh rangkaian program, mulai dari seleksi hingga pembinaan Purna Paskibraka Duta Pancasila, dijalankan secara objektif dan akuntabel sesuai Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022.
Fajar pun berharap para purna Paskibraka asal Sumedang nantinya benar-benar bisa menjadi teladan atau role model bagi generasi muda lainnya dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari. (Zs)












