KAPOL.ID – Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyatakan pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama dalam hal pemberdayaan dan perlindungan perempuan serta anak.
Pernyataan ini disampaikan menanggapi tidak masuknya Jawa Barat dalam kategori provinsi penerima penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).
Menurut Erwan, penghargaan bukanlah tujuan utama. “Kami sedang berusaha untuk bekerja yang terbaik. Masalah penghargaan itu kita serahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat,” ujar Erwan, usai rapat paripurna, di DPRD Jabar, Bandung, Senin 11 Agustus 2025
“Kita bukan tidak butuh penghargaan, tapi yang penting ‘karasa, kadeleu, karampa’ (terasa, terlihat, dan terpegang) oleh masyarakat.” Imbuhnya
Lebih lanjut, Erwan mengaku akan segera mengevaluasi penyebab tidak masuknya Jawa Barat dalam daftar penerima penghargaan.
“Kita akan benahi, kita akan cek kenapa kita tidak masuk dalam kategori penghargaan tingkat pusat. Kita akan koordinasi dengan dinas terkait,” tegasnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan menginventarisasi apa saja yang menjadi kriteria penilaian di tingkat pusat dan membandingkannya dengan kondisi di provinsi.
“Saya akan coba inventarisir dulu apa yang menjadi kategori penilaian di pusat itu dan apa yang menjadi permasalahan kami di provinsi ini, sehingga kita tidak masuk kategori penilaian provinsi dengan penghargaan yang diberikan oleh kementerian PPA,” jelasnya.
Saat ditanya mengenai permasalahan spesifik yang sering terjadi di Jawa Barat terkait pemberdayaan perempuan dan anak, Erwan belum dapat memberikan jawaban pasti.
“Kita akan coba cek. Saya enggak akan berani menjawab ini di sini, ini di sini, karena kita belum tahu penjelasan dari dinas terkait,” ungkapnya.
Namun, ia memastikan komitmen pemerintah provinsi untuk terus memberikan perlindungan terbaik bagi anak-anak.
“Kita sangat berkomitmen. Seperti kemarin pada saat Hari Anak Nasional, kita sampaikan kita akan berikan perlindungan yang terbaik untuk anak-anak kita masa yang akan datang. Mereka harus mendapatkan pelayanan yang terbaik sehingga generasi muda kita bisa lebih baik ke depan,” tutupnya. ***










