KAPOL.ID – Sebanyak 1.673 prajurit muda resmi menyandang status sebagai Tamtama TNI Angkatan Darat. Hal ini ditandai dengan Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Kesehatan TNI AD Gelombang III TA 2025 yang dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa.
Momen sakral yang berlangsung khidmat ini menjadi gerbang awal bagi para prajurit untuk mendarmabaktikan dirinya pada fungsi kesehatan Angkatan Darat di seluruh pelosok negeri.
Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menjelaskan bahwa para prajurit ini telah melewati fase gemblengan yang intensif. Tak tanggung-tanggung, pendidikan ini melibatkan kolaborasi dari lima Pusat Pendidikan (Pusdik) sekaligus.
”Ada lima Pusdik yang terlibat dalam kegiatan ini, mulai dari Pusdikarmed, Pusdikpom, Pusdikajen, Pusdikbekang, hingga Pusdiktop,” ujar Wakasad, Rabu (4/2/2026)
Ia merinci, para siswa telah menuntaskan fase Dikmata selama dua bulan. Namun, perjuangan mereka belum usai. Usai pelantikan ini, mereka akan langsung bergeser untuk memperdalam spesialisasi.
”Setelah ini, para mantan siswa akan melanjutkan Pendidikan Kejuruan Kesehatan selama satu bulan di pusdik masing-masing untuk mematangkan kemampuan teknis mereka,” tambahnya.
Tujuan utama dari pendidikan singkat namun padat ini adalah untuk mencetak prajurit yang memiliki kualifikasi mumpuni dalam mendukung fungsi kecabangan Kesehatan Angkatan Darat (Kesad). Nantinya, ribuan lulusan ini akan disebar ke berbagai satuan di Indonesia.
”Mereka akan diarahkan untuk mengisi Batalyon-Batalyon Teritorial Kesehatan (Yon TP Kes) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Harapannya, mereka menjadi prajurit kesehatan yang profesional, adaptif, dan berintegritas dalam mendukung kesiapan tempur satuan,” tegasnya.
Bagi putra-putri terbaik bangsa yang memiliki mimpi mengenakan seragam doreng, Wakasad menegaskan bahwa pintu pengabdian masih terbuka lebar. TNI AD terus berkomitmen memberikan kesempatan bagi setiap Warga Negara Indonesia (WNI) untuk bergabung.
”Saat ini TNI AD masih membuka rekrutmen. Siapa saja masyarakat Indonesia yang punya cita-cita jadi prajurit TNI, silakan persiapkan diri,” pungkasnya. (Jm)






