KAPOL.ID – Sebagai upaya memberikan kenyamanan kepada penumpang kereta api, KAI Daop 6 menggandeng TNI/Polri.
Hal itu, untuk bersama-sama menjaga dan meningkatkan keamanan di wilayah stasiun.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Supriyanto mengatakan apel dilaksanakan untuk meningkatkan kolaborasi dengan aparat kewilayahan.
Itu, dalam upaya memberikan keamanan bagi penumpang kereta api dari berbagai tindakan kriminalitas seperti aksi premanisme.
Menurut dia, stasiun merupakan etalase citra sebuah daerah yang harus dijaga keamanannya secara bersama.
Sehingga, Daop 6 Yogyakarta menggandeng TNI/Polri untuk bersama-sama mewujudkan citra daerah yang tertib, aman, dan nyaman.
Juga, agar terbebas dari tindakan premanisme.
Usai kegiatan Apel Gelar Pasukan Persiapan Angkutan Penumpang dan Antisipasi Premanisme di Stasiun – Stasiun di Wilayah Daop 6 Yogyakarta, Supriyanto mengungkapkan bahwa KAI Daop 6 selalu melaksanakan pengecekan, pengawasan, dan pengendalian terpadu.
Itu, agar diketahui berbagai faktor yang berkaitan dengan keselamatan operasional kereta api seperti pemeriksaan jalur, sosialisasi keselamatan di perlintasan dan di pemukiman warga, serta pengendalian operasi di ruangan kendali terpusat.
“Kami terus berupaya memberikan pelayanan yang aman, nyaman, serta sehat di masa pandemi. Berbagai faktor untuk meningkatkan hal tersebut selalu kami evaluasi, perbaiki, dan ditingkatkan,” tukas Supriyanto.
Apel siaga yang dilaksanakan di halaman Kantor PT KAI Daop 6 Yogyakarta, dihadiri jajaran pengamanan KAI Daop 6, serta Personil dari Polda DIY, Polresta Yogyakarta, Polsek Gedongtengen, POM TNI-AL, POM TNI-AD, POM TNI-AU serta Koramil Gedongtengen. ***












