KAPOL.ID — Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (3/8/2025) malam. Longsor pun terjadi di sejumlah titik. Di Cidugaleun, Cigalontang, longsor bahkan memakan korban jiwa.
Korban jiwa akibat longsor di Cidugaleun adalah seorang anak. Ia meninggal setelah tertimbun longsoran.
“Iya, ada satu korban meninggal seorang anak berusia 10 tahun, dan satu kritis di rumah sakit,” kata Kapolsek Cigalontang, Iptu Aan.
Anak tersebut bernama Nabila. Anak dari pasangan Sinta dan Suandi. Saudaranya Nadia Putri Suandi Abizar.
Sinta mengemukakan bahwa pada saat kejadian itu, mereka tidur di tengah rumah. Karena kondisi cuaca sedang hujan deras.
“Waktu itu kan hujan deras sekali. Saya tidur di tengah rumah berempat dengan anak-anak saya,” katanya Sinta sambil tak henti-hentinya menangis.
Tak lama kemudian, terdengar suara bergemuruh. Tiba-tiba dinding temboknya jebol. Air bercampur tanah langsung masuk ke dalam rumah.
Peristiwa tak terduga tersebut begitu cepat terjadi. Bahkan longsoran tanah langsung menimbun tubuh mereka. Melihat hal yang tak terduga tersebut, Sinta langsung menjerit histeris meminta tolong warga.
“Saya panik sampai jejeritan melihat anak saya terkubur tanah, sedangkan saat itu belum ada warga yang datang karena mungkin hujan deras sekali bahkan terdengar suara-suara gemuruh,” lanjut Sinta.
Dengan sekuat tenaga Sinta berusaha menyingkirkan tanah yang mengubur kedua anaknya. Sambil terus berteriak-teriak hingga mengundang warga berdatangan.
Situasi semakin panik manakala warga sudah mengetahui ada anak yang tertimbun. Di tengah derasnya hujan, warga berupaya mengevakuasi tiga orang anak yang terkapar di tengah lumpur tanah longsor.
“Waktu pertama kali saya masuk, Ceu Sinta sedang jejeritan sambil menggali tanah. Di situ ada tiga orang anak yang masih terkapar. Satu anak perempuan badannya terkubur lumpur, hanya terlihat telapak kakinya. Satu lagi yang laki-laki hanya terkubur bagian pundak dan pelipis. Sedangkan yang satu anak perempuan lagi sedang dipeluk ibunya,” kata tetangga korban.
Begitu berhasil dievakuasi, anak perempuan itu sudah meninggal. Sementara anak laki-laki dalam kondisi tak sadarkan diri.
Warga langsung menolong kedua anak yang tak sadarkan diri itu. Mereka lantas membawanya ke RSUD KHZ. Musthafa bersama ibunya. Sedangkan yang meninggal diurus warga untuk pemakamannya.
Support KAPOL with subscribe, like, share, and comment
Youtube : https://www.youtube.com/c/kapoltv
Portal Web : https://kapol.tv/
Portal Berita : https://kapol.id/
Facebook : https://www.facebook.com/kabar.pol
Twiter : https://twitter.com/kapoltv












