KANAL

Keseruan “NGARASA” di Bandung Kulon: Dari Bazar UMKM hingga Santunan Anak Yatim

×

Keseruan “NGARASA” di Bandung Kulon: Dari Bazar UMKM hingga Santunan Anak Yatim

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Semangat gotong royong warga Kelurahan Warung Muncang, Kecamatan Bandung Kulon, benar-benar tumpah ruah dalam sebuah kuali besar. Mengusung tema “NGARASA” (Ngahiji Ngaracik Rasa), warga dari RW 01 hingga RW 10 berkumpul untuk menyatukan hati menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 2026.

​Kegiatan yang digelar pada Sabtu, 7 Februari 2026 ini, di depan Kantor Kelurahan Warung Muncang, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, bukan sekadar seremoni biasa. Di sana, aroma bumbu masakan yang menyerbak dari proses “Masak Besar” menjadi simbol kuatnya kebersamaan.

​Plt Lurah Warung Muncang, Ratnawati, S.Sos, M.M mengungkapkan bahwa acara ini adalah cerminan bagaimana membangun wilayah harus dilakukan dengan kerja sama dan kesabaran.

​”Masak dalam porsi besar butuh kekompakan. Jika bumbunya pas dan apinya dijaga, hasilnya pasti akan dinikmati semua orang. Begitu pun dalam membangun Warung Muncang,” ujar Ratnawati, S.Sos, M.M
di sela-sela acara.

​”NGARASA”. Menurutnya, menyambut Ramadhan bukan hanya soal kebutuhan lahiriah, tapi mengasah kepekaan hati. “Seperti hidangan lezat, ada manisnya kebahagiaan dan gurihnya persaudaraan yang harus kita jaga,” tambahnya.

Selain masak besar, deretan produk lokal dipamerkan dalam Bazar UMKM. Ratnasari mengajak warganya untuk memborong produk tetangga sendiri agar ekonomi lokal semakin kuat.

​Senada dengan itu, Camat Bandung Kulon, Drs. Yogiarto Yoharim, M.M., memberikan apresiasi tinggi atas inovasi para pengurus RW dan pihak kelurahan. Ia menilai kegiatan ini merupakan momentum berharga untuk mempererat persatuan warga bangsa.

​”Saya sangat menyambut gembira. Ini adalah kejutan dari Bu Lurah dalam membina UMKM, sekaligus memperkuat perputaran ekonomi di wilayah Warung Muncang,” kata Yogiarto.

​Tak hanya soal urusan perut dan ekonomi, kepedulian sosial juga menjadi pilar acara ini. Panitia memberikan santunan kepada lansia serta anak yatim piatu sebagai wujud syukur dan pembinaan masyarakat yang harmonis.

Ketua Pelaksana sekaligus Kasi Ekbang Kelurahan Warung Muncang, Sadeli, S.E., menjelaskan bahwa agenda ini memang dirancang untuk memeriahkan wilayahnya sekaligus menjalankan tupoksi dalam pemberdayaan masyarakat.

​Sementara itu, Diki Rahman, S.Si., selaku Pendamping UMKM Kecamatan Bandung Kulon, menitipkan pesan mengenai kemandirian ekonomi. Ia mendorong semangat “Satu Rumah Satu Usahawan” agar setiap keluarga memiliki peran ekonomi yang mandiri, sesuai dengan visi yang dicanangkan Pak Walikota.

​”UMKM harus hadir di setiap rumah. Semangat ini harus terlaksana di setiap kecamatan agar masyarakat kita berdaya,” pungkas Diki.

​Acara ditutup dengan makan bersama hasil masakan dari kuali besar, membawa pesan bahwa keberkahan Ramadhan akan terasa lebih indah jika dinikmati dalam balutan gotong royong. (Jm)