KANAL

Antisipasi Gelombang Tinggi di Pesisir Cipatujah, Polsek dan Polair Sterilkan Pantai Radius 100 Meter

×

Antisipasi Gelombang Tinggi di Pesisir Cipatujah, Polsek dan Polair Sterilkan Pantai Radius 100 Meter

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Gelombang tinggi mencapai 11 feet diiringi hembusan angin kencang hingga 14 knot menerjang kawasan pesisir Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (10/8/2026). Peristiwa yang datang mendadak ini sempat memicu kepanikan warga yang bermukim di sekitar garis pantai.

​Gelombang laut yang semula nampak tenang bertransformasi menjadi gulungan ombak raksasa yang melampaui batas normal. Situasi kian mencekam saat raungan sirine dari atas menara mercusuar berbunyi nyaring, bersahut-sahutan dengan gemuruh hantaman ombak.

​”Biasanya gelombangnya tidak sebesar ini,” tutur Parta, warga setempat yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan

​Parta mengaku kaget saat melihat ombak besar secara tiba-tiba datang menyapu pesisir. Daya dorong gelombang bahkan menjangkau area penyimpanan perahu nelayan, hingga mengakibatkan ratusan perahu terombang-ambing dan saling bertabrakan satu sama lain.

​Berdasarkan pantauan di lapangan, luapan air laut di Pesisir Sindangkerta bahkan sudah merangsek maju hingga sejauh 200 meter dari batas aman yang biasa digunakan wisatawan untuk bermain.

​Merespons potensi bahaya tersebut, jajaran Polsek Cipatujah bersama Polair Polres Tasikmalaya langsung bergerak cepat menyisir sepanjang garis pantai untuk mengamankan area dan memberikan imbauan keselamatan.

​”Kami minta kepada warga sekitar pantai agar tidak beraktivitas di pesisir hingga radius 100 meter, apalagi sampai melaut. Gelombang laut sedang sangat tinggi dan berisiko tinggi terhadap keselamatan,” tegas Kapolsek Cipatujah, AKP Supian.

​Sebagai langkah antisipasi berlanjut, personel piket Polsek Cipatujah, Bripka Irwan Fanny Perdana dan Bripka Yosep Supratman, menggelar patroli dialogis di Dermaga Pamoekan hingga Dermaga Pamayangsari.

​Giat ini dilaksanakan sesuai dengan arahan dan petunjuk Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Cipatujah guna memperketat kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya di wilayah rawan bencana cuaca ekstrem.

​Langkah preventif ini diharapkan mampu mengedukasi masyarakat pesisir serta para nelayan agar kian waspada terhadap dinamika cuaca, guna meminimalisasi risiko kecelakaan sekaligus menjaga Kamtibmas tetap kondusif di wilayah Kecamatan Cipatujah.

​Kendati sempat memicu kepanikan, hasil pemantauan petugas hingga Selasa sore memastikan tidak ada dampak kerusakan berat maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.

​”Kerusakan tidak ada, tapi kami bersama anggota masih akan terus melakukan pemantauan dan pengamanan ketat di lapangan,” pungkas Kapolsek. (Adji Shg)