KANAL

Polisi Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun di Jalur Pamulihan Sumedang Pagi Tadi

×

Polisi Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun di Jalur Pamulihan Sumedang Pagi Tadi

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalur Raya Bandung-Sumedang, tepatnya di Dusun Tunggul Hideung, Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Kamis (26/2/2026) subuh.

​Insiden yang terjadi sekitar pukul 04.30 WIB tersebut melibatkan tiga kendaraan sekaligus, yakni sebuah truk box Mitsubishi Colt Diesel bernopol B-9533-BXU, truk tronton merah nopol H-8022-OD, dan satu unit mobil pribadi Kia Picanto nopol Z-1697-BF.

​Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan menyebutkan, peristiwa bermula saat truk box melaju dari arah Bandung menuju Sumedang. Di saat bersamaan, muncul truk tronton dari arah berlawanan.

​”Setibanya di lokasi kejadian, kedua kendaraan besar tersebut terlibat tabrakan hebat hingga mengakibatkan truk box terguling di tengah badan jalan,” ujar Hendra.

​Tak berhenti di situ, benturan keras membuat truk tronton mundur tak terkendali. Apes, di belakangnya tengah melaju mobil Kia Picanto merah. Mobil kecil tersebut dihantam hingga terguling ke luar jalur dan mendarat di area persawahan warga.

​Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan maut di pagi buta tersebut. Namun, tercatat dua orang mengalami luka berat dan empat lainnya luka ringan.

​”Seluruh korban sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat di wilayah Sumedang untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif,” tambahnya.

​Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika menegaskan bahwa pihak Kepolisian melalui Unit Gakkum Sat Lantas Polres Sumedang telah melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan yang terlibat.

​”Anggota kami sudah di lapangan. Saat ini Unit Laka Lantas masih melakukan penyelidikan lebih dalam untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini,” kata Sandityo.

​Kapolres juga mengimbau para pengguna jalan, khususnya yang melintasi jalur rawan Sumedang-Bandung, agar ekstra waspada saat berkendara di waktu dini hari.

​”Pastikan kondisi fisik prima. Jika mengantuk, jangan dipaksakan. Keselamatan adalah yang utama,” pungkasnya. (Jm)