KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) –Momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah membawa berkah tersendiri bagi PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung. Animo masyarakat untuk mudik dan berlibur menggunakan moda transportasi massal ini melonjak drastis.
Tercatat, hanya dalam kurun waktu tiga hari pelayanan (26-28 Mei 2026), KAI Daop 2 Bandung sukses memberangkatkan sebanyak 51.173 pelanggan dari berbagai stasiun di wilayah kerjanya.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengungkapkan, tingginya animo masyarakat ini terlihat jelas dari grafik penjualan tiket yang terus merangkak naik sepanjang masa libur panjang, yang dijadwalkan berlangsung sejak 26 Mei hingga 1 Juni 2026 mendatang.
“Tingginya okupansi (keterisian penumpang) juga terpantau sangat signifikan pada keberangkatan hari ini (Jumat, 29 Mei 2026). Hingga pukul 09.00 WIB tadi, tiket yang terjual untuk perjalanan hari ini saja sudah menembus angka 13.713 tiket,” ujar Kuswardojo, Jumat (29/5/2025)
Angka tersebut, lanjut Kuswardojo, sudah setara dengan 93 persen dari total kapasitas 14.598 tempat duduk yang disediakan oleh pihak KAI Daop 2 Bandung setiap harinya.
Secara akumulatif, antusiasme masyarakat Jawa Barat terbilang luar biasa. Hingga saat ini, total tiket yang sudah ludes terjual mencapai 92.264 tiket. Angka ini mencerminkan 94,2 persen dari total kapasitas keseluruhan sebesar 102.186 tempat duduk yang disiapkan selama periode libur panjang Idul Adha.
Menyikapi lonjakan penumpang yang masif ini, manajemen KAI Daop 2 Bandung memastikan bahwa seluruh lini pelayanan akan berjalan dengan optimal. Mulai dari area stasiun hingga di dalam gerbong kereta yang sedang berjalan.
Sejumlah petugas operasional, tim pelayanan, hingga aparat keamanan disiagakan penuh demi menjamin kenyamanan, ketertiban, dan keselamatan para pelanggan selama masa angkutan libur panjang ini.
Kendati demikian, pihak KAI juga menitipkan pesan penting bagi para calon penumpang. Kuswardojo mengimbau masyarakat agar bijak dalam membawa barang bawaan ke dalam kereta.
“Kami meminta kepada seluruh pelanggan untuk tidak membawa barang bawaan secara berlebihan. Hal ini penting demi menjaga kenyamanan bersama, baik untuk diri sendiri maupun pengguna jasa lainnya selama dalam perjalanan,” tegasnya.
Selain masalah barang bawaan, warga juga diingatkan untuk selalu waspada dan menghindari praktik percaloan. KAI menegaskan agar proses pembelian tiket hanya dilakukan melalui kanal (channel) resmi, seperti aplikasi Access by KAI atau mitra agen resmi yang sudah bekerja sama dengan KAI.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api sebagai sarana transportasi di libur panjang Idul Adha ini. KAI Daop 2 Bandung berkomitmen penuh untuk terus menghadirkan layanan yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu,” pungkas Kuswardojo. (JN)












