KABAR POLISI

Lima Motor Tanpa Surat Diangkut, Aksi Balap Liar di Sawah Lega Garut Dibubarkan

×

Lima Motor Tanpa Surat Diangkut, Aksi Balap Liar di Sawah Lega Garut Dibubarkan

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Aksi balap liar yang kerap meresahkan warga di kawasan Jalan Sawah Lega, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, akhirnya dibubarkan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Wanaraja, Minggu (1/3/2026).

​Langkah tegas ini diambil setelah adanya laporan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan raungan knalpot dan aksi adu kecepatan para pemuda di jalur tersebut.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H., membenarkan adanya tindakan pembubaran tersebut. Menurutnya, personel di lapangan bergerak cepat demi menjaga kondusivitas wilayah.

​Sementara itu, Kapolsek Wanaraja, Abusono, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa operasi ini merupakan bentuk Quick Response Polri dalam menanggapi keluhan warga.

​“Begitu menerima laporan adanya indikasi balap liar, petugas langsung meluncur ke lokasi. Hasilnya, kami berhasil mengamankan sejumlah kendaraan yang diduga kuat akan digunakan untuk ajang balapan,” ujar Abusono.

​Dalam penyisiran tersebut, petugas mengamankan sedikitnya lima unit sepeda motor yang mayoritas sudah dimodifikasi atau menggunakan “setelan racing”. Mirisnya, kendaraan-kendaraan tersebut tidak dilengkapi dengan surat-surat resmi maupun identitas kendaraan yang jelas.

​Adapun rincian kendaraan yang diangkut ke Mapolsek Wanaraja di antaranya:

​Honda Vario Hitam (Setelan balap)
​Yamaha Mio Hitam (Setelan balap)
​Honda Vario Merah
​Honda Vario Abu/Hitam
​Yamaha Mio Baru

​Tak hanya kendaraan, polisi juga mengamankan lima orang pemuda yang berada di lokasi kejadian. Namun, alih-alih langsung dijatuhi sanksi pidana, pihak kepolisian lebih mengedepankan langkah persuasif.

​“Para pemuda tersebut kami berikan pembinaan. Kami juga memanggil orang tua mereka masing-masing agar ada pengawasan lebih ketat di rumah, sehingga perbuatan ini tidak diulangi lagi,” tambah Kapolsek.

​Di akhir keterangannya, Kapolsek Wanaraja mengimbau kepada masyarakat, terutama para remaja, untuk tidak terjebak dalam euforia balap liar.

“Balap liar, selain membahayakan nyawa sendiri, aksi tersebut juga mengancam keselamatan pengguna jalan lain serta merusak ketertiban umum.” pungkasnya