KANAL

Safari Ramadan Ke-17, Wali Kota Ingatkan Pentingnya Perkuat Gerakan Lingkungan

×

Safari Ramadan Ke-17, Wali Kota Ingatkan Pentingnya Perkuat Gerakan Lingkungan

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Pemerintah Kota Bandung menggelar kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Bandung, Sabtu (17 Ramadan 1447 H).

Kegiatan tersebut dihadiri masyarakat Kecamatan Lengkong bersama jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan kembali mengingatkan masyarakat untuk memperkuat gerakan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah dan pemanfaatan ruang hijau di perkotaan.

Ia menyebutkan bahwa Kota Bandung setiap hari menghasilkan sekitar 1.500 ton sampah, sementara kemampuan pengolahan yang tersedia baru mencapai sekitar 300 ton per hari.

“Artinya ada sekitar 1.200 ton sampah yang harus kita kurangi dari sumbernya, yaitu dari rumah tangga,” ujarnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kota Bandung terus mendorong berbagai program pengelolaan lingkungan, di antaranya program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan) dan Buruan Sae yang mendorong kegiatan pertanian perkotaan atau urban farming.

Farhan juga menyampaikan bahwa kedua program tersebut kini diarahkan menjadi sistem ekonomi sirkular, di mana sampah organik dapat diolah menjadi kompos untuk mendukung kegiatan pertanian di lingkungan warga.

Menurutnya, Ramadan dapat menjadi momentum untuk memperkuat gaya hidup ramah lingkungan yang ia sebut sebagai konsep “Eco Ramadan”, yakni upaya menjalankan ibadah sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Ramadan ini harus kita jadikan momentum untuk membangun gaya hidup yang ramah lingkungan, mulai dari mengurangi sampah, menanam tanaman produktif di rumah, hingga menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa daya dukung lingkungan Kota Bandung yang memiliki luas sekitar 170 kilometer persegi sebenarnya hanya mampu menampung sekitar satu juta penduduk, sementara jumlah penduduk yang tinggal di kota ini diperkirakan telah mencapai lebih dari dua juta jiwa.

Karena itu, Farhan mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan agar Kota Bandung tetap nyaman dan layak huni.