KAPOL.ID – Sosok guru bukan sekadar pemberi materi di dalam kelas, melainkan agen perubahan yang memiliki peran vital dalam menentukan masa depan generasi muda.
Hal itu ditegaskan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Dudu Rohman, saat memberikan pembinaan di MTsN 5 Sumedang, Selasa (31/3/2026).
”Guru adalah sosok yang mengabdikan diri untuk menyampaikan ilmu. Kita harus bangga menjadi guru, karena guru mampu mengubah yang tidak tahu menjadi tahu, yang kurang paham menjadi paham,” ujar Dudu di hadapan para tenaga pendidik.
Menurutnya, guru juga mengemban misi sebagai pendakwah yang menanamkan nilai-nilai kebaikan. Ia meyakini bahwa derajat seorang guru akan ditinggikan melalui ilmu yang diamalkan demi mengantar siswa menuju gerbang kesuksesan.
Di lokasi yang sama, Kepala Kemenag Sumedang, Hamzah Rukmana, menyambut hangat kehadiran rombongan Kanwil Jabar. Ia mengungkapkan bahwa MTsN 5 Sumedang kini tengah dipersiapkan menjadi motor penggerak perubahan.
”Madrasah ini akan diprioritaskan sebagai pilot project pembangunan Zona Integritas. Kami berharap seluruh stakeholder, mulai dari kepala madrasah, guru, hingga siswa memiliki komitmen bersama untuk mewujudkannya,” kata Hamzah.
Meski demikian, Hamzah tidak menampik masih adanya tantangan dalam hal sarana dan prasarana yang perlu terus dioptimalkan guna menunjang kegiatan belajar mengajar bagi lebih dari 600 siswa di sana.
Sebelum tiba di MTsN 5 Sumedang, Kakanwil Dudu Rohman didampingi Kabid Penmad Usep Saepudin Muhtar dan jajaran Kemenag Sumedang terlebih dahulu meninjau proyek pembangunan MAN Insan Cendekia di Desa Sakurjaya.
Peninjauan ini dilakukan guna memastikan progres pembangunan sekolah unggulan tersebut berjalan sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasi Penmad Dadan Rahadian, Kepala MTsN 5 Sumedang Dadang M. Arkan, Ketua Komite, serta para guru dan staf kependidikan. ***







