BISNIS

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Pacu Evakuasi dan Siapkan Bus untuk Penumpang

×

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Pacu Evakuasi dan Siapkan Bus untuk Penumpang

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) bergerak cepat menangani anjlokan KA (161) Bangunkarta relasi Jombang – Pasarsenen yang terjadi di Emplasemen Stasiun Bumiayu, tepatnya di km 312+1, Senin (6/4) pukul 14.15 WIB.

​Akibat insiden “rintang jalan” ini, jalur hulu maupun hilir di lintas tersebut lumpuh total untuk sementara waktu. Pihak KAI pun menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas terganggunya kenyamanan para pelanggan.

​Prioritas Keselamatan dan Pelayanan
​Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah keselamatan awak dan penumpang, serta pemenuhan hak-hak pelanggan yang terdampak.

​“Alhamdulillah, seluruh pelanggan dan awak kereta dalam kondisi selamat, tidak ada korban jiwa. Saat ini, proses evakuasi sarana di lokasi terus dipacu dengan dukungan penuh personil TNI, Polri, serta unsur kewilayahan agar jalur bisa segera normal kembali,” ujar Anne.

​Skema Overstappen dan Service Recovery
​Tak ingin membiarkan penumpang terlantar, KAI langsung mengambil langkah taktis dengan menyiapkan angkutan lanjutan atau overstappen. Sebanyak 10 unit bus dikerahkan untuk memobilisasi pelanggan menuju stasiun tujuan.

​Selain transportasi pengganti, KAI juga menyalurkan Service Recovery berupa makanan dan minuman sesuai regulasi perusahaan sebagai bentuk komitmen pelayanan. Di lapangan, petugas terus bersiaga memberikan pendampingan dan informasi terkini agar penumpang tetap tenang.

​Gangguan ini berdampak cukup luas pada jadwal perjalanan kereta api. Beberapa perjalanan terpaksa dibatalkan secara penuh, di antaranya:

​KA Sawunggalih (113 & 116)
​KA Taksaka (45 & 48)
​KA Purwojaya (54-55 & 60F-57F)
​KA Joglosemarkerto (185-186)
​KAI juga menerapkan skema batal sebagian relasi serta tukar rangkaian (wet-overstappen) pada lintas Prupuk – Purwokerto.

​Untuk menjaga arus tetap mengalir, rute beberapa kereta unggulan dialihkan (memutar). KA Argo Semeru, Gayabaru Malam Selatan, Progo, dan Senja Utama YK dialihkan melalui lintas Kroya – Bandung – Cikampek. Sementara KA Bima, Manahan, dan Jakatingkir dialihkan melalui lintas utara via Semarang.

​“Petugas dari unit jalan rel, jembatan, dan sarana masih berjibaku di titik anjlokan guna memastikan kelaikan jalur sesuai standar keselamatan tinggi,” pungkas Anne.

​Bagi pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut, KAI menyediakan layanan Contact Center 121, WhatsApp di 0811-2223-3121, atau melalui aplikasi Access by KAI. (Am)