KABAR POLISI

Polisi Ciduk Dua Pemuda Pelaku Pemalakan Viral di Perlintasan KA Rancaekek

×

Polisi Ciduk Dua Pemuda Pelaku Pemalakan Viral di Perlintasan KA Rancaekek

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Gerak cepat jajaran kepolisian dalam merespons keresahan warga kembali ditunjukkan jajaran Polsek Rancaekek. Tak butuh waktu lama, polisi langsung menciduk dua pemuda yang diduga melakukan aksi pemalakan di perlintasan kereta api Kampung Gandok, Desa Bojong Salam, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.

​Aksi dugaan pemalakan ini sebelumnya sempat memicu kegaduhan setelah video rekamannya viral di jagat media sosial pada Jumat (10/04/2026) pagi.

​Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H, membenarkan peristiwa tersebut.

Menurutnya, insiden itu menimpa seorang pengendara mobil bernama David Wijaya pada Rabu (08/04/2026) sore, saat korban tengah melintasi rel menuju arah Haurpugur.

​”Korban dihentikan oleh dua orang pemuda yang meminta sejumlah uang. Karena tidak diberi, salah satu pelaku sempat melakukan tindakan dengan memukul pintu mobil korban,” ujar Hendra.

​Mendapati laporan yang viral tersebut, gabungan piket fungsi Polsek Rancaekek di bawah komando IPTU Asep Dadan langsung tancap gas. Petugas langsung menghubungi pengunggah video dan menyisir lokasi kejadian (TKP).

​Hasilnya, dua pemuda yang identitasnya sesuai dengan rekaman video berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti. Keduanya langsung digelandang ke Mako Polsek Rancaekek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan Unit Reskrim.

​Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Aldi Subartono S.H., S.I.K., M.H., CPHR, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi aksi premanisme di wilayah hukumnya.

​”Kami tidak akan mentolerir segala bentuk premanisme maupun aksi pemalakan. Respons cepat ini adalah komitmen kami untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegas Aldi, Sabtu (11/04/2026).

​Lebih lanjut, Aldi mengimbau agar masyarakat tidak ragu atau segan untuk melaporkan setiap bentuk gangguan Kamtibmas yang terjadi di lingkungan sekitar.

​Sinergi antara warga yang proaktif melapor dan kepolisian yang responsif diharapkan mampu menciptakan situasi Rancaekek yang aman dan kondusif bagi semua pihak.

​”Kini, kedua terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami motif dan kemungkinan adanya korban lain dalam aksi serupa.” pungkasnya (Am)