KAPOL.ID – Insiden pipa bocor kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Singaparna. Pipa distribusi air milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Sukapura dilaporkan jebol setelah terhantam alat berat jenis beko, Senin (27/4/2026) petang.
Akibat kejadian ini, semburan air setinggi beberapa meter meluber hingga ke badan jalan raya, tepat di depan halaman Kantor Bank BNI Singaparna. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB atau sesudah Magrib tersebut sempat membuat geger warga dan petugas keamanan setempat.
”Kejadiannya pas habis Magrib. Saya lagi duduk santai di teras gedung sambil melihat pekerja proyek pelebaran jalan. Tiba-tiba air menyembur sangat keras ke atas, saya langsung lari ke dalam gedung karena kaget,” ujar Dani, salah seorang petugas keamanan Bank BNI.
Menurut keterangan di lapangan, pengerjaan proyek pelebaran jalan tersebut tengah melakukan pengerukan tanah. Namun, operator alat berat diduga tidak mengetahui adanya pipa besar yang tertanam di bawah jalur pengerjaan.
”Saya benar-benar tidak tahu kalau di bawah itu ada pipa air besar. Begitu alat pengeruk saya tancapkan, tiba-tiba air langsung muncrat kencang,” aku sang operator alat berat
Aparat kepolisian dari Polsek Singaparna yang dipimpin langsung Kapolsek AKP Solihin segera tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan lalu lintas. Melubernya air ke jalan raya dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan bagi pengguna jalan yang melintas.
”Kami langsung terjunkan anggota untuk pengamanan di lokasi. Airnya cukup besar meluber ke jalan, jadi harus diantisipasi agar tidak ada pengendara yang celaka,” tegas AKP Solihin.
Dampak dari insiden ini, pasokan air bersih bagi ribuan pelanggan Perumdam Tirta Sukapura dipastikan bakal terganggu total dalam dua hari ke depan. Pihak PDAM memprediksi proses perbaikan pipa yang jebol ini akan memakan waktu hingga Rabu mendatang.
”Estimasi perbaikan insya Allah tidak lebih dari dua hari, yakni Selasa dan Rabu. Kami memohon maaf karena otomatis pasokan air ke wilayah kota akan terganggu selama masa perbaikan,” ungkap salah seorang petugas PDAM di lokasi.
Berdasarkan data yang dihimpun, wilayah yang terdampak kebocoran ini meliputi sebagian besar Tasikmalaya Barat, Tasikmalaya Timur, Kawalu, Cibeureum, hingga merembet ke wilayah Kecamatan Manonjaya. Pelanggan diimbau untuk menghemat penggunaan air selama proses pemulihan pipa berlangsung. (Adji Shg)






