HUKUM

Patroli Jawara Sakti Sasar Titik Rawan Kriminalitas dan Trantibum

×

Patroli Jawara Sakti Sasar Titik Rawan Kriminalitas dan Trantibum

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung Melalui tim patroli “Jawara Sakti”, petugas menyisir sejumlah titik rawan kriminalitas dan gangguan ketertiban umum (Trantibum) pada Selasa (28/4/2026) hingga Rabu (29/4/2026) dini hari.

​Patroli yang dimulai pukul 22.00 WIB hingga subuh ini bukan sekadar seremoni. Petugas menyasar kawasan yang selama ini dikeluhkan masyarakat karena tingkat kerawanannya yang tinggi.

​Salah satu titik yang menjadi sorotan tajam adalah Jalan Pacuan Kuda di sekitar Sport Jabar, Arcamanik. Berdasarkan laporan Satgas Linmas setempat kepada petugas patroli, kawasan ini kerap dihantui aksi pelemparan batu.

​”Informasi dari anggota Linmas, sering ada sekelompok anak-anak yang melakukan aksi pelemparan batu ke pengendara motor maupun mobil. Ini jadi perhatian serius kami untuk ditindaklanjuti,” ungkap Komandan Regu (Danru) Patroli, Asep Nurhidayat, usai berkoordinasi dengan unsur kewilayahan.

​Tak hanya soal aksi kriminalitas, faktor pendukung kejahatan seperti Penerangan Jalan Umum (PJU) juga disoroti. Meski lampu menyala, pepohonan yang terlalu rindang membuat jalanan gelap dan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan untuk bersembunyi.

​Tim Jawara Sakti juga bergeser ke Jalan Purbasari, Kelurahan Cisaranten Kulon. Petugas memberikan perhatian ekstra di depan area pemakaman umum Jati yang santer disebut rawan aksi begal.

​Kehadiran petugas di lokasi ini bertujuan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan yang kerap memanfaatkan situasi sepi di malam hari. Selain itu, pengawasan ketat juga dilakukan di sepanjang Jalan Terusan Jakarta hingga kawasan Teras Cihampelas.

​Kepala Satpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi, menyatakan bahwa seluruh rangkaian patroli berjalan aman dan kondusif tanpa ada insiden menonjol. Namun, ia menegaskan bahwa pengawasan tidak akan kendor.

​”Kegiatan patroli Jawara Sakti ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk memberikan rasa aman bagi warga. Sinergi antara Satpol PP, Linmas, dan masyarakat adalah kunci utama,” tegas Bambang.

​Menurutnya, patroli terpadu seperti ini akan terus rutin dilakukan. “Tujuannya jelas memastikan Kota Bandung tetap nyaman dan menekan potensi pelanggaran ketertiban umum di titik-titik strategis.” pungkasnya. (Jae)