KANAL

Conggeang Menggeliat: Perwosi Hadirkan Harmoni Sehat dan Ekonomi Kreatif

×

Conggeang Menggeliat: Perwosi Hadirkan Harmoni Sehat dan Ekonomi Kreatif

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL.ID) – Alun-alun Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, mendadak berubah menjadi pusat energi yang meluap pada Minggu pagi (14/5). Ribuan pasang kaki berderap serempak dalam irama musik yang membakar semangat, menandai babak baru bagi komunitas perempuan di wilayah tersebut.

Adalah Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kecamatan Conggeang yang sukses mencuri panggung melalui peluncuran program perdananya, sebuah inisiatif yang memadukan kebugaran fisik dengan penguatan ekonomi lokal.

​Gerakan yang diprakarsai oleh Ketua Perwosi Kecamatan Conggeang, Rina Royahati, M.Pd., ini bukan sekadar perayaan seremonial. Acara ini menjadi simbol soliditas 12 desa di Kecamatan Conggeang, yang bersatu padu di bawah naungan semangat olahraga dan pemberdayaan masyarakat.

​Kehadiran Ketua Perwosi Kabupaten Sumedang, Rita Oktaviana, S.E., serta Camat Conggeang, Cecep Erwin, menambah bobot gelaran ini. Mereka tidak hanya memberikan restu, tetapi juga turun langsung membaur di tengah lautan warga, menunjukkan dukungan penuh terhadap visi organisasi yang baru saja menancapkan taringnya di tanah Conggeang.

*​”Minggu Gerak”: Lebih dari Sekadar Keringat*

​Sejak fajar menyingsing, wargayang mayoritas kaum perempuan dengan pakaian olahraga yang vibran telah memadati lapangan. Begitu alunan musik menghentak, suasana berubah menjadi pesta kebugaran. Tidak ada sekat antara pejabat dan masyarakat; semua larut dalam gerakan senam yang energik, menciptakan atmosfer kebersamaan yang hangat dan egaliter.

​Namun, di balik riuh rendahnya alunan musik dan tetesan keringat, ada visi yang jauh lebih besar. Rina Royahati menegaskan bahwa kehadiran Perwosi tidak boleh berhenti pada jargon kesehatan semata.Melalui program bertajuk “Minggu Gerak, Ekonomi Melesat di Kecamatan Conggeang”, pihaknya berkomitmen untuk menyentuh sisi ekonomi warga.

​”Kami tidak ingin sekadar berkumpul. Visi kami adalah menciptakan masyarakat yang bugar sekaligus produktif. Program rutin setiap Minggu ini akan menjadi panggung bagi UMKM dari 12 desa untuk memamerkan dan menjajakan produk unggulan mereka. Ini adalah ekosistem di mana kesehatan dan kemakmuran berjalan beriringan,” ujar Rina penuh antusiasme.

​Puncak kegembiraan pecah saat sesi pembagian doorprize. Ratusan hadiah, mulai dari peralatan rumah tangga hingga aneka suvenir hiburan, menjadi magnet tersendiri bagi warga. Tawa dan sorak-sorai memenuhi penjuru alun-alun, menjadi penutup yang manis setelah sesi senam yang menguras tenaga.

​Camat Conggeang, Cecep Erwin, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. Baginya, langkah Perwosi adalah oase segar dalam upaya pemerintah kecamatan untuk meningkatkan indeks kesehatan masyarakat sekaligus menggerakkan roda ekonomi akar rumput.

​”Ini adalah langkah taktis yang cerdas. Menghubungkan aktivitas fisik dengan ruang promosi produk lokal adalah formula yang tepat untuk membangkitkan ekonomi kecamatan. Kami di pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh agar gerakan ini berkelanjutan,” tutur Cecep.

​Senada dengan hal tersebut, Ketua Perwosi Kabupaten Sumedang, Rita Oktaviana, S.E., mengaku bangga dengan gerak cepat yang ditunjukkan oleh jajaran pengurus di tingkat kecamatan ini.Ia menilai, keberhasilan mengonsolidasikan 12 desa dalam satu gerakan adalah bukti bahwa semangat pemberdayaan perempuan di Conggeang memiliki pondasi yang sangat kuat.

​Kini, setiap hari Minggu bukan lagi sekadar hari libur biasa bagi warga Conggeang. Ia telah bertransformasi menjadi “Hari Harapan”, di mana warga punya alasan kuat untuk melangkah keluar rumah: menyambut hari dengan kesehatan, mempererat silaturahmi, dan berbelanja untuk memajukan ekonomi tetangga sendiri. Sebuah langkah kecil yang kini resmi menjadi ikon baru kebanggaan masyarakat Conggeang. ***