KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Ratusan bangunan liar (bangli) yang berdiri memakan Ruang Milik Jalan (Rumija) di sepanjang Jalan Terusan Pasirkoja, Kota Bandung, akhirnya rata dengan tanah usai ditertibkan oleh tim gabungan pada Rabu (17/6/2026).
Operasi penertiban yang difokuskan pada ruas kiri jalan, tepatnya di kawasan keluar Gerbang Tol Pasirkoja ini, direncanakan berlangsung selama tiga hari hingga Jumat (19/6/2026) mendatang.
Sebelum alat berat diturunkan, kegiatan diawali dengan apel gabungan yang dipimpin langsung oleh Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Kota Bandung, Kolonel Laut Irfan. Sedikitnya 250 personel gabungan diterjunkan, terdiri dari Satpol PP Provinsi Jawa Barat, Satpol PP Kota Bandung, TNI, Polri, Dinas Bina Marga Jabar, serta unsur kewilayahan setempat.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, Bambang Sukardi menyebutkan, operasi ini menargetkan ratusan bangunan yang menyalahi aturan tata ruang.
”Kegiatan penertiban bangunan liar di Terusan Pasirkoja dilaksanakan selama tiga hari. Adapun sasaran penertiban berjumlah kurang lebih 174 bangunan liar,” ujar Bambang di lokasi pembongkaran.
Guna mempercepat proses eksekusi, petugas mengerahkan dua unit alat berat jenis ekskavator (beko). Hasilnya, hingga hari pertama pelaksanaan, tim gabungan telah berhasil meratakan sekitar 70 bangunan liar secara bertahap dan dengan pengamanan yang matang.
Bambang menjelaskan, langkah tegas ini diambil semata-mata untuk mengembalikan fungsi Rumija agar dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya oleh publik. Selain itu, penertiban ini menjadi bagian penting dari penataan wajah kota agar kawasan tersebut jauh lebih tertib dan aman.
”Kegiatan penertiban pada hari pertama berjalan lancar, aman, dan kondusif. Seluruh unsur yang terlibat bekerja sama dengan baik sehingga proses pembongkaran dapat dilaksanakan sesuai rencana,” tuturnya.
Operasi gabungan ini dipastikan akan terus berlanjut hingga seluruh target sasaran rampung ditertibkan. Ke depannya, Pemkot Bandung berharap kawasan Terusan Pasirkoja dapat kembali berfungsi optimal untuk mendukung kelancaran aktivitas dan mobilitas masyarakat. (Jae)






