KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Minat masyarakat Kota Bandung untuk membuat paspor terus menunjukkan tren positif. Layanan pembuatan paspor di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bandung bahkan selalu dipenuhi pemohon setiap kali jadwal pelayanan dibuka.
Ketua Tim MPP Kota Bandung, Dicky Surya mengungkapkan, layanan imigrasi di MPP melayani pembuatan paspor baru maupun penggantian paspor jenis elektronik, baik dengan masa berlaku 5 tahun maupun 10 tahun.
“Kalau di MPP, alhamdulillah antreannya selalu sold out terus,” kata Dicky saat ditemui di Mal Pelayanan Publik, Senin (29/6/2026).
Menurut Dicky, mayoritas pemohon mengajukan dokumen perjalanan tersebut untuk keperluan wisata dan ibadah.
Namun, ia menilai meningkatnya aktivitas olahraga internasional saat ini juga turut mendorong tingginya permintaan paspor di Kota Kembang.
Layanan paspor di MPP Kota Bandung sendiri tersedia setiap hari Selasa dan Kamis, dengan kuota terbatas yakni 25 pemohon per hari.
Masyarakat yang ingin mengurus paspor dapat mengambil antrean sehari sebelumnya melalui aplikasi Gampil, mulai pukul 08.00 WIB.
“Untuk mengambil antrean, masyarakat harus membuat akun terlebih dahulu di aplikasi Gampil, kemudian mendaftarkan NIK dengan KTP Kota Bandung. Setelah itu baru bisa mengambil antrean layanan imigrasi,” jelasnya.
Adapun biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk paspor elektronik ditetapkan sebesar Rp 650.000 untuk masa berlaku 5 tahun dan Rp 950.000 untuk masa berlaku 10 tahun.
Sementara itu, Petugas Imigrasi di MPP Kota Bandung, Dudi Saprial membenarkan adanya lonjakan permohonan paspor saat agenda olahraga internasional bergulir. Salah satunya dipicu oleh antusiasme suporter sepak bola.
“Kalau ada event-event olahraga, terutama pertandingan Persib di luar negeri, biasanya banyak suporter yang mengurus paspor untuk berangkat mendukung tim kesayangannya. Animonya memang tinggi,” ujar Dudi.
Menurut Dudi, persyaratan pembuatan paspor baru di MPP terbilang cukup sederhana. Pemohon hanya perlu menyiapkan KTP, akta kelahiran atau ijazah atau buku nikah, serta kartu keluarga.
Sedangkan untuk penggantian atau perpanjangan paspor, masyarakat cukup membawa KTP dan paspor lama saja.
“Untuk pelayanan di MPP, proses penyelesaiannya sekitar tujuh hari kerja sesuai jadwal layanan yang tersedia,” katanya.
Kemudahan layanan di MPP ini dirasakan langsung oleh Asep Mulyadi, Head Coach Bandung Legend. Saat ini, dirinya tengah mengurus paspor untuk 16 anak didiknya dan 5 official guna mengikuti kompetisi internasional di Jepang.
Bandung Legend sendiri dijadwalkan bakal mewakili Indonesia dalam ajang lanjutan Liga Agung Podomoro (APL). Kompetisi ini akan diikuti sekitar 50 tim dari berbagai negara, termasuk akademi sepak bola kelas dunia
“Kami membuat paspor untuk persiapan ke Jepang. Bandung Legend mewakili Indonesia dalam kompetisi internasional tersebut,” ucap Asep.
Ia pun mengapresiasi kualitas pelayanan di MPP Kota Bandung yang dinilainya cepat, ramah, dan tidak berbelit-belit.
“Pelayanannya luar biasa. Dari pertama masuk langsung disambut dengan ramah dan diarahkan. Prosesnya juga cepat, tidak ribet, tidak menyita waktu. Jadi sangat nyaman bagi masyarakat,” tuturnya. (AMM)







