BIROKRASI

Gugah Kesadaran Lingkungan, Kadis DLHK Sumedang Sampaikan Pesan Inspiratif Soal Pejuang Kebersihan

×

Gugah Kesadaran Lingkungan, Kadis DLHK Sumedang Sampaikan Pesan Inspiratif Soal Pejuang Kebersihan

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sumedang, Drs. Maman Wasman

KABAR PRIANGAN ONLINE – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sumedang, Drs. Maman Wasman, menyampaikan pesan inspiratif yang menggugah kesadaran masyarakat terkait pentingnya peran tenaga kebersihan serta tanggung jawab kolektif dalam menjaga lingkungan.

​Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Maman Wasman menyoroti dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh para petugas kebersihan setiap harinya. Ia menekankan bahwa di balik tangan yang kotor karena mengelola sampah, terdapat upaya besar dalam menyelamatkan lingkungan hidup bagi masyarakat luas.

​”Di balik kedua tangan mereka yang kotor karena sampah, ada lingkungan yang terselamatkan. Kemuliaan tidak selalu terletak pada tangan yang selalu bersih, melainkan pada tangan yang rela bekerja demi bumi yang lebih lestari,” ujar Maman dalam pesannya. Selasa (30/6)

​Lebih lanjut, Maman mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Sumedang untuk tidak lagi memandang sebelah mata persoalan sampah. Ia menegaskan bahwa kemuliaan seseorang tercermin dari kontribusi nyata yang diberikan bagi kelestarian alam.

​Sebagai langkah konkret, Maman mengimbau masyarakat untuk mulai mengubah pola konsumsi dan pengelolaan sampah sejak dari hulu, yaitu lingkungan rumah tangga. Ia menekankan pentingnya budaya memilah sampah sebagai upaya untuk mempermudah pengelolaan sampah secara sistematis.

​”Mari, jadikan memilah sampah sebagai gaya hidup baru. Sampah organik dan anorganik yang kita pilah dari rumah adalah langkah nyata untuk membantu beban bumi dan meringankan tugas para petugas kebersihan kita di lapangan,” tegasnya.

​Tak lupa, Maman memberikan peringatan keras bahwa kondisi lingkungan merupakan cerminan dari perilaku manusia itu sendiri. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak abai terhadap tanggung jawab lingkungan demi masa depan generasi mendatang.

​”Ingatlah, lingkungan yang kotor tidak akan tercipta dengan sendirinya; ia adalah akumulasi dari kelalaian kita. Jangan sampai kita menjadi penyebab kerusakan lingkungan hanya karena rasa malas. Bumi yang kita tinggali hari ini adalah titipan untuk anak cucu kita di masa depan. Jangan wariskan tumpukan sampah, wariskanlah lingkungan yang lestari,” tutupnya dengan seruan, “SALAM LESTARI!”.***