KABAR POLISI

Air Mata dan Kebanggaan di Markas Polda Jabar: Pelepasan Khidmat Komjen Pol. Rudi Setiawan

×

Air Mata dan Kebanggaan di Markas Polda Jabar: Pelepasan Khidmat Komjen Pol. Rudi Setiawan

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE — Suasana khidmat bercampur haru biru menyelimuti Markas Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) pada Senin (6/7/2026).

Polda Jabar menggelar upacara tradisi pelepasan resmi untuk mantan pimpinan tertinggi mereka, Komjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. Momentum purnatugas ini menjadi catatan sejarah yang menguras emosi, mengantar langkah sang jenderal menuju tempat pengabdian yang baru.

Langkah kaki Komjen Pol. Rudi Setiawan yang perlahan meninggalkan gerbang markas disambut dengan tatapan penuh rasa hormat dan genangan air mata dari para personel.

Upacara ini bukan sekadar seremonial formal, melainkan sebuah bentuk penghormatan tertinggi atas segala dedikasi, pengorbanan, dan jiwa raga yang telah dicurahkan sang jenderal selama menakhodai kesatuan tersebut.

Pihak Humas Polda Jabar menyatakan bahwa tradisi pelepasan ini merupakan wujud nyata apresiasi dan rasa cinta yang mendalam dari seluruh jajaran personel.

Di bawah komando Komjen Pol. Rudi Setiawan, Polda Jabar dinilai sukses mengukir berbagai capaian positif dan menorehkan kemajuan yang sangat signifikan.

Suasana semakin menyentuh hati saat sebuah video dokumenter diputar. Video tersebut merekam jejak-jejak perjuangan, ketegasan, sekaligus sisi humanis sang jenderal selama memimpin di Jawa Barat, yang spontan memicu rasa bangga sekaligus kesedihan mendalam karena harus berpisah dengan sosok teladan.

Dalam pidato perpisahannya yang sarat akan getaran emosi, Komjen Pol. Rudi Setiawan menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh keluarga besar Polda Jabar. Ucapan apresiasi tersebut ia tujukan secara menyeluruh, mulai dari Jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolres, hingga seluruh staf dan anggota lapangan yang telah memberikan dukungan, loyalitas, serta sumbangsih tanpa pamrih dalam mengawal kamtibmas.

Meski kini tongkat estafet kepemimpinan telah diserahkan dan ia harus melangkah ke pos jabatan baru demi pengabdian yang lebih luas kepada bangsa dan negara, sang jenderal menegaskan bahwa hatinya akan selalu tertinggal di Polda Jabar. Ia berjanji akan tetap memantau perkembangan instansi ini dari kejauhan.

“Saya akan sangat senang dan bangga jika melihat Polda Jabar terus bertumbuh menjadi institusi yang semakin besar, eksis, semakin profesional, serta kian dicintai oleh masyarakat luas,” ungkapnya dengan nada suara yang bergetar menahan haru.

Sebagai penutup dari rangkaian dedikasi panjangnya, sebuah pesan bijak dan sarat makna tertulis indah, mengristalisasi seluruh perjuangannya selama ini:

“Penugasan adalah sebuah penghormatan, prestasi adalah sebuah tradisi.”

Pesan kuat ini kini terpatri di sanubari setiap personel yang ditinggalkan. Kalimat tersebut melambangkan warisan semangat agar seluruh jajaran Polda Jabar terus menjaga integritas, bergerak maju, dan tiada henti mengukir prestasi dalam melayani dan mengayomi masyarakat.

Selamat bertugas di tempat yang baru, Jenderal. Dedikasimu akan selalu abadi di bumi Pasundan. (Guh)***