KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) –Langkah taktis diambil Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mendekati generasi milenial dan Gen Z di era digital.
Memanfaatkan momentum Munas IESPA 2026 Symphony of Victory, Korps Bhayangkara resmi meluncurkan turnamen E-Sport Kapolri Cup 2026 di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (5/6/2026).
Peluncuran ajang bergengsi ini dilakukan langsung oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Jhonny Eddizon Isir, didampingi Dirtipidsiber Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Adex Yudiswan, di hadapan ratusan komunitas digital dan pemangku kepentingan e-sport tanah air.
Dirtipidsiber Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Adex Yudiswan menegaskan, Kapolri Cup 2026 ini bukan sekadar ajang kumpul-kumpul atau turnamen biasa. Lebih dari itu, ini adalah karpet merah bagi pembinaan generasi muda agar melek digital secara positif.
”Kami ingin menghadirkan ruang yang sehat dan kompetitif bagi para talenta e-sport Indonesia untuk berkembang dan berprestasi. Ini wadah pembinaan agar bakat mereka tersalurkan dengan benar,” tegas Adex.
Bukan Cuma Game, Ada Misi Edukasi
Menariknya, lewat turnamen bertema “Dream to Become” ini, Polri juga menyisipkan misi penting. Ruang kompetisi digital ini dimanfaatkan sebagai media edukasi perang terhadap narkoba, stop perundungan siber (cyber bullying), hingga pentingnya menjaga keamanan data pribadi.
Sesuai cetak biru panitia, E-Sport Kapolri Cup 2026 bakal digeber secara berjenjang. Mulai dari tingkat Polres, Polda, hingga puncaknya di tingkat pusat yang akan digelas di Mabes Polri pada Juli 2026 mendatang.
Adapun gim yang dipertandingkan meliputi Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), lomba defile, cosplay, hingga kompetisi Key Opinion Leader (KOL) serta influencer.
Gayung bersambut, komitmen ini direspon cepat di tingkat daerah. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyatakan kesiapan jajarannya untuk menyukseskan gelaran ini, sekaligus membidik talenta lokal terpendam di Jawa Barat.
”Harapan kami, E-Sport Kapolri Cup 2026 dapat melahirkan talenta-talenta terbaik yang nantinya mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional,” ujar Hendra Rochmawan saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2026).
Hendra menambahkan, Polda Jabar berharap kompetisi ini bisa menjadi stimulan bagi anak muda di Jawa Barat untuk memanfaatkan ruang digital secara lebih produktif, kreatif, dan kompetitif.
Lewat ajang ini, Polri kembali menegaskan posisinya: tidak hanya menjaga keamanan di dunia nyata, tetapi juga ikut mengawal dan membangun ekosistem digital Indonesia yang sehat dan berdaya saing global. ***












