SOSIAL

Sinergi dengan BWI, PD Muhammadiyah Kabupaten Tasikmalaya Terima SK Nadzir

×

Sinergi dengan BWI, PD Muhammadiyah Kabupaten Tasikmalaya Terima SK Nadzir

Sebarkan artikel ini
SK Nadzir
Ketua BWI menyerahkan SK Nadzir kepada Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Tasikmalaya. Disaksikan oleh Kasi Zakat dan Wakaf Kantor Kemenag dan KUA. (Foto: Istimewa)

KAPOL.ID — PD Muhammadiyah Kabupaten Tasikmalaya membangun sinergitas dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI). Pada Jumat (24/7/2026), PD Muhammadiyah menerima SK Nadzir untuk delapan bidang tanah wakaf, beserta semua bangunan yang berdiri di atasnya.

Serah terima SK Nadzir berlangsung di kantor PD Muhammadiyah Kabupaten Tasikmalaya, Kalawagar, Singaparna. Turut menyaksikan antara lain Kasi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, H. Asep Muhammad Nurman, M.Si.; dan perwakilan dari unsur KUA Kecamatan Singaparna.

Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Tasikmalaya, Iwa Kurniawan mengemukakan bahwa SK yang pihaknya terima hasil proses panjang perubahan nadzir. Sebelumnya, delapan bidang tanah wakaf itu berada di bawah pengelolaan salah satu yayasan.

“Kebetulan pihak yayasan sebagai nadzir sebelumnya menyatakan mundur, kemudian melimpahkan pada kami. Tentu kami menghendaki adanya tertib administrasi agar pengelolaan aset wakaf, memiliki kepastian hukum, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat; makanya kami sampai ke tahapan ini,” ujar Iwa Kurniawan.

Bagi PD Muhammadiyah Kabupaten Tasikmalaya, kolaborasi dengan BWI tidak akan berhenti sampai hari ini. Sebab masih banyak aset wakaf organisasi yang secara administratif butuh pembenahan.

Khusus terkait delapan bidang tanah yang menjadi aset wakaf baru bagi Muhammadiyah, Iwa sangat bersyukur atas kepercayaan dari wakif. Sekalipun ia menyadari bahwa ada tanggung jawab besar di pundak nadzir.

“Di satu sisi kami merasa bahagia karena mendapatkan amanah. Di sisi lain kami berkewajiban untuk memastikan aset-aset wakaf ini tidak menjadi lahan tidur, tetapi terus produktif dan memberikan manfaat bagi umat,” Iwa menandaskan.

Di pihak lain, Ketua BWI Kabupaten Tasikmalaya, KH. Dadang Romansyah, M.Si., mengapresiasi Muhammadiyah atas komitmennya dalam mengembangkan aset wakaf untuk kepentingan pendidikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah yang telah mengelola tanah wakaf untuk kepentingan pendidikan. BWI akan selalu terbuka memberikan layanan maksimal demi kepastian hukum atas aset wakaf,” kata Dadang.

Sementara Kasi Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Asep Muhammad Nurman sangat berterima kasih ke pada kedua belah pihak yang telah sama-sama berkomitmen menjaga amanah wakaf. Sebab wakaf harus memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi umat.

“Kami berharap nadzir dapat mengembangkan aset wakaf ini untuk kepentingan pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Pengelolaan yang baik akan menjadikan wakaf sebagai instrumen yang memberikan manfaat luas dan berkesinambungan,” ujar Asep.

Lebih jauh Asep mengajak semua nadzir dan lembaga pengelola wakaf untuk terus menjaga amanah serta meningkatkan tata kelola wakaf sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian nilai manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi sekarang maupun yang akan datang.