KANAL

Pelantikan PD HIMA Persis Kota Bandung: Menegaskan Kepemimpinan yang Tunduk pada Adab Keilmuan

×

Pelantikan PD HIMA Persis Kota Bandung: Menegaskan Kepemimpinan yang Tunduk pada Adab Keilmuan

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Pimpinan Daerah Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (PD HIMA Persis) Kota Bandung resmi melantik kepengurusan baru di Aula Balairung Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Bandung, Sabtu (26/7/2026).

​Pelantikan yang mengusung tema “Artikulasi Gerakan Berbudaya dalam Mewujudkan Peradaban Kader yang Progresif dan Transformatif” tersebut diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Kota Bandung.

​Turut hadir dalam kesempatan tersebut unsur PD Persis Kota Bandung, PW HIMA Persis Jawa Barat, DPD KNPI Kota Bandung, hingga jajaran badan otonom (Otom) Persis se-Kota Bandung.

​Ketua Pelaksana Kegiatan, Irham mengungkapkan, pemilihan Gedung Disarpus sebagai lokasi pelantikan bukan sekadar urusan fasilitas pendukung semata. Lebih dari itu, ada pesan filosofis mendalam yang ingin disampaikan kepada seluruh kader.

​”Secara filosofis, ruang tidak pernah bersifat netral; ruang senantiasa melahirkan dan mentransmisikan makna. Dengan pelantikan di Disarpus sebagai benteng kearsipan dan episentrum literasi Kota Bandung, HIMA Persis menegaskan garis demarkasi gerakannya. Kekuasaan struktural organisasi harus tunduk pada adab keilmuan dan kebenaran ilmiah,” tegas Irham.

​Di tempat yang sama, Ketua PD HIMA Persis Kota Bandung, Fathi Yakan Al Fawwaz menjelaskan bahwa narasi besar “berbudaya” yang diusung kepengurusannya merupakan benteng pertahanan nilai dasar organisasi di tengah derasnya arus perubahan zaman.

​”Tagline berbudaya ini bermakna bahwa budaya memiliki nilai, prinsip, dan bentuk. Bentuk akan terus berubah mengikuti perkembangan zaman, namun harus tetap berpijak pada nilai Ulul Albab serta prinsip ilmiah, progresif, dan revolusioner yang menjadi karakter utama HIMA Persis,” paparnya.

​Sementara itu, Ketua PW HIMA Persis Jawa Barat, Guruh Al Muslihun mengajak seluruh kader untuk menjadikan aktivisme sebagai sikap hidup yang senantiasa membawa kemaslahatan di mana pun berada.

​Ia menyebutkan, tolok ukur seorang aktivis bukan sekadar dinilai dari banyaknya agenda yang diikuti, melainkan konsistensi dalam memegang teguh prinsip perjuangan.

​”Aktivisme itu terjadi kapan pun dan di mana pun. Aktivis adalah mereka yang senantiasa beraktivitas memberikan kebermanfaatan bagi diri sendiri maupun masyarakat luas selama tetap memegang teguh prinsip dan nilai,” ujar Guruh.

​Menutup rangkaian sambutan, Ketua PD Persis Kota Bandung, Ustadz Asep memberikan wejangan mendalam terkait amanah kepemimpinan. Menurutnya, kepemimpinan di HIMA Persis merupakan bagian tak terpisahkan dari amanah dakwah yang menuntut kesungguhan ikhtiar sekaligus kepasrahan kepada Allah SWT.

​”Kita diwajibkan berikhtiar, namun pada hakikatnya semua capaian adalah hasil pertolongan Allah. Semoga kita pantas mendapatkan pertolongan-Nya. Amanah dakwah dan perjuangan di jalan Allah itu berat, maka kita harus terus memantaskan diri agar layak ditolong oleh Allah,” tutur Ustadz Asep.

​Lewat momentum pelantikan ini, PD HIMA Persis Kota Bandung menegaskan arah geraknya ke depan: berakar pada tradisi literasi, teguh pada basis keilmuan, serta konsisten menghadirkan gerakan dakwah yang transformatif demi mencetak kader unggul bagi umat dan bangsa. (JAE)