KABAR TNI

Revitalisasi Pembinaan Karakter Prajurit di Era Digital, Kodiklatad Sambut Tim Pokja Sahli Kasad

×

Revitalisasi Pembinaan Karakter Prajurit di Era Digital, Kodiklatad Sambut Tim Pokja Sahli Kasad

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL ) – Wakil Komandan Kodiklatad, Mayjen TNI Windiyatno, mewakili Komandan Kodiklatad Letjen TNI Dr. Mohamad Hasan, S.H., M.H., menerima kunjungan Ketua Tim Pokja Staf Ahli Kasad, Mayjen TNI Maulana Ridwan, S.H., M.H., beserta rombongan di Gedung Ganesha Kodiklatad, Bandung, Selasa (28/7/2026).

​Kedatangan Tim Pokja Sahli Kasad tersebut dilakukan dalam rangka pengumpulan data penyusunan dokumen strategis mengenai Revitalisasi Pola Pembinaan Karakter Prajurit TNI AD di Era Digital, khususnya pada Bidang Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Siber.

​Turut mendampingi Wadan Kodiklatad dalam kesempatan tersebut, di antaranya Dirum Kodiklatad, Dirdok Kodiklatad, Dirdik Kodiklatad, serta Dirjian Kodiklatad.

​Kegiatan pengumpulan data ini bertujuan untuk memperoleh data serta informasi yang objektif, komprehensif, dan berbasis fakta di lapangan. Data tersebut nantinya akan menjadi bahan utama penyusunan dokumen strategis guna mendukung penyempurnaan kebijakan pembinaan karakter prajurit TNI AD ke depan.

​Dalam sambutannya, Wadan Kodiklatad Mayjen TNI Windiyatno menyampaikan apresiasi dan menyambut baik kehadiran tim dalam mendukung perumusan kebijakan pembinaan karakter prajurit agar semakin adaptif terhadap pesatnya perkembangan teknologi dan dinamika di ruang siber.

​Ia berharap kegiatan pengumpulan data ini dapat menghasilkan rekomendasi yang tak hanya objektif, tetapi juga aplikatif untuk diterapkan di jajaran TNI AD.

​”Kami berharap kegiatan ini dapat menghasilkan rekomendasi yang objektif dan aplikatif guna menyempurnakan kebijakan pembinaan karakter prajurit TNI AD di masa mendatang,” ungkap Wadan Kodiklatad.

​Melalui agenda strategis ini, diharapkan dapat terwujud rumusan kebijakan pembinaan karakter prajurit TNI AD yang kian relevan dengan tantangan era digital.

Langkah ini menjadi fondasi penting dalam membentuk prajurit yang berintegritas, adaptif, profesional, serta siap menghadapi kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, hingga ancaman di ruang siber. (JAE)