Keberhasilan tersebut disambut antusias DPD PDI Perjuangan Jawa Barat.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono menginstruksikan seluruh jajaran dan kader partai untuk memberikan dukungan langsung kepada para pemain Banteng Jabar di Surabaya.
Menurut Ono, kehadiran kader menjadi bagian dari suntikan semangat bagi para pemain muda Jawa Barat yang telah berjuang hingga mencapai partai puncak.
“Banteng Jabar sudah sampai final. Kami instruksikan kader-kader PDI Perjuangan Jawa Barat untuk datang dan memberikan dukungan langsung. Target kita tentu menang dan membawa pulang gelar juara ke Jawa Barat,” kata Ono, Minggu (23/8).
Ono yang juga Wakil Ketua DPRD Jabar ini meminta skuad Banteng Jabar tetap fokus dan tidak terlena dengan perjalanan positif sepanjang turnamen.
Terlebih, Banteng Bali adalah lawan yang luar biasa bagi Jabar. Banteng Bali adalah juara Soekarno Cup 2023, dan menjadi tuan rumah Soakarno Cup 2025.
Sehingga, Ono mengingatkan pertandingan final memiliki atmosfer dan tekanan berbeda.
“Kami meminta agar para pemain tetap menjaga disiplin, kekompakan, sportivitas, serta menunjukkan mental pantang menyerah hingga peluit akhir,” ujar dia.
Bagi PDI Perjuangan, kata Ono, Soekarno Cup bukan semata mengejar kemenangan dalam kompetisi.
“Dalam sebuah kompetisi menang kalah menjadi hal biasa. Tetapi Soekarno Cup memiliki nilai-nilai ajaran Soekarno yang menjadi point penting bagi anak-anak muda. Warisi Apinya !,” tegas Ono.
Turnamen U-17 yang tahun ini diikuti 16 tim dari berbagai daerah tersebut juga menjadi ruang pembinaan dan pencarian talenta muda sepak bola sekaligus menanamkan semangat nasionalisme melalui olahraga.
Ono berharap dukungan besar dari kader dan masyarakat Jawa Barat dapat menambah motivasi para pemain untuk memberikan penampilan terbaik pada laga pamungkas.
“Sekarang tinggal satu pertandingan lagi. Kami ingin anak-anak bermain lepas, berani, tetap sportif dan memberikan seluruh kemampuan terbaiknya. Kita datang untuk menang. Banteng Jabar juara!” pungkas Ono. (***)







