KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Gelaran BUMDes Festival Jabar 2026 di kawasan obyek wisata Waduk Darma, Kabupaten Kuningan, Minggu (30/8/2026), mendapat apresiasi hangat dari Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman.
Herman menilai, ajang yang memboyong seluruh pengurus BUMDes se-Jawa Barat ini menjadi momentum krusial untuk mendongkrak produktivitas usaha desa demi menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.
”Pastikan seluruh pengurus BUMDes bekerja profesional dengan tata kelola yang baik. Harus ada sinergi juga dengan BUMD, maju bersama-sama, jangan jalan sendiri-sendiri,” tegas Herman di lokasi acara.
Tak sekadar pameran produk inovatif desa, festival ini disemarakkan jalan santai Jabar Slow Emotion, talkshow, hingga atraksi kuliner unik yang menyedot perhatian ribuan warga: Festival Ngecrok Tutut Sajedingna.
Di hadapan peserta, Sekda Herman tak ragu melayangkan kritik membangun terkait potensi wisata Waduk Darma yang dinilainya belum digarap maksimal.
”Bagaimana Waduk Darma bisa jadi wisata andalan kalau tidak dikelola dengan baik? Kami memandang hari ini kondisinya masih biasa-biasa saja,” ujarnya
Ia menegaskan, optimalisasi Waduk Darma ke depan harus mampu menyumbang pendapatan nyata bagi Jaswita, Pemkab Kuningan, BUMDes, hingga sembilan desa di sekeliling waduk.
”BUMDes harus jadi motor penggeraknya agar keuntungannya benar-benar dirasakan masyarakat desa,” tambah Herman.
Ngecrok Tutut dan Resep Cegah Stunting
Suasana makin meriah saat Sekda Herman bersama Penjabat Bupati Kuningan, perwakilan OJK, dan ratusan warga turun langsung menyantap tutut tanpa alat bantu dalam sesi Ngecrok Tutut Sajedingna.
Di sela aksi kuliner tersebut, Herman membeberkan kandungan gizi tutut yang kerap dipandang sebelah mata. Padahal, olahan khas Sunda ini kaya akan protein hewani, kalsium, dan zat besi.
”Jangan main-main dengan tutut. Kalau kita mau cetak generasi andal, unggul, dan berkualitas, asupan gizi harus cukup. Kandungan kalsium dan zat besinya amat efektif memacu pertumbuhan sekaligus mencegah stunting,” jelasnya.
Mengingat potensi produksi tutut dari Waduk Darma saja mampu menembus 4 kuintal per hari, Herman mengajak warga untuk makin gemar mengonsumsi makanan rakyat ini.
”Di Jawa Barat tutut sangat mudah didapat. Luangkan waktu untuk makan tutut, gizinya luar biasa dan bikin panjang umur,” pungkasnya. (JM)








