KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan erupsi Gunung Anak Krakatau tidak berdampak pada operasional kereta api maupun pelayanan penumpang di stasiun wilayah Daop 2 Bandung
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menegaskan, hingga kini perjalanan kereta api di wilayahnya berjalan normal tanpa kendala dari aktivitas gunung berapi tersebut. KAI terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan BMKG serta pihak terkait
”Kami memastikan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau saat ini tidak berdampak terhadap operasional perjalanan kereta api maupun pelayanan pengguna jasa di stasiun-stasiun wilayah Daop 2 Bandung,” ujar Kuswardojo.
Ia meminta masyarakat dan calon penumpang tidak perlu khawatir. KAI telah memiliki standar prosedur dan sistem pemantauan ketat untuk mengantisipasi potensi gangguan alam.
”Keselamatan adalah prioritas utama KAI. Apabila terdapat kondisi yang berpotensi membahayakan perjalanan, KAI tidak akan mengambil risiko dan segera menghentikan operasional KA saat itu juga,” tegasnya.
Ia mencontohkan, jika terjadi peristiwa alam seperti gempa bumi, perjalanan kereta api akan langsung dihentikan sementara.
Langkah ini dilakukan agar petugas bisa langsung memeriksa jalur, prasarana, fasilitas operasional, hingga bangunan stasiun, jembatan, dan terowongan.
Operasional kereta api baru kembali dilanjutkan setelah seluruh sarana dan prasarana dipastikan aman.
Pihak KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi perjalanan kereta api melalui kanal resmi dan tidak mudah percaya pada kabar yang belum terverifikasi.
”Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, mengikuti informasi resmi, dan mempercayakan aspek keselamatan perjalanan KA yang selalu menjadi fokus dalam operasional KAI,” pungkasnya.(AM)












