KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kota Bandung mengambil langkah strategis guna menjawab tantangan mobilitas warga. Keduanya berkomitmen kuat mendorong penguatan sektor transportasi publik, termasuk akselerasi pengembangan Bus Rapid Transit (BRT), demi mengurai karut-marut lalu lintas di kawasan aglomerasi Cekungan Bandung.
Komitmen tersebut ditegaskan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, usai menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi ke-216 Kota Bandung (HJKB) Tahun 2026 di Plaza Balai Kota Bandung, Jumat (25/9/2026).
“Saya mendorong pembangunan di sektor transportasi dan juga pembangunan infrastruktur yang langsung dirasakan masyarakat,” ujar Erwan di hadapan awak media.
Erwan menekankan, sinergi dan garis koordinasi antara Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung akan terus diperkokoh. Ia optimis, jalinan kolaborasi yang erat ini mampu mendongkrak status Kota Bandung sebagai metropolitan yang semakin maju, modern, serta menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Jawa Barat.
“Insyaallah kolaborasi kami, masyarakat Jabar dengan Kota Bandung, akan terus berjalan baik. Saya yakin ini akan kita wujudkan,” ucapnya
Senada dengan Wagub, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, membeberkan bahwa proyeksi pembangunan moda transportasi massal modern seperti BRT merupakan buah dari kerja sama lintas wilayah. Program tersebut diproyeksikan menjadi solusi mujarab jangka panjang untuk mengatasi keruwetan transportasi di kawasan Cekungan Bandung, yang mencakup Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, hingga Kabupaten Sumedang.
“Lewat BRT salah satunya, ini tantangannya besar sekali karena BRT akan menjadi solusi dari Pemerintah Pusat dan Provinsi bagi penanganan transportasi di Cekungan Bandung,” tutur Farhan.
Di luar sektor mobilitas, Farhan juga menyoroti urgensi penanganan sampah sebagai pekerjaan rumah bersama yang menuntut kolaborasi lintas pemerintahan.
Pemkot Bandung, kata dia, memegang komitmen penuh menghadirkan solusi pengolahan sampah berbasis teknologi modern, salah satunya melalui proyek strategis pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Legok Nangka.
“Komitmen kami juga sangat kuat untuk pengelolaan sampah berteknologi modern, di mana PSEL akan kita bangun bersama-sama sesuai komitmen. Mudah-mudahan pembangunannya sejak groundbreaking sampai sekarang berjalan terus di Legok Nangka,” tegasnya.
Sekadar informasi, perayaan HJKB ke-216 tahun ini mengusung tema khusus “Solidarity in Harmony”. Tema tersebut sekaligus merefleksikan identitas visual baru Kota Bandung yang sarat akan pesan kebersamaan, soliditas, serta indahnya merawat keberagaman.
Melalui semangat kolaborasi yang terbangun antara Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung, seluruh program prioritas mulai dari transportasi, infrastruktur, hingga pengelolaan lingkungan diharapkan mampu tuntas menjawab berbagai kebutuhan mendasar masyarakat. ***






