PENDIDIKAN

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Gulirkan Program Jabar Sakola dengan Empat Skema Bantuan

×

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Gulirkan Program Jabar Sakola dengan Empat Skema Bantuan

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar) bergerak cepat menekan angka putus sekolah. Salah satunya melalui terobosan anyar bertajuk Program Jabar Sakola (PJS) yang resmi disosialisasikan di Aula Dewi Sartika, Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Kamis (1/10/2026).

​Kegiatan penting tersebut dihadiri jajaran internal Disdik Jabar serta perwakilan dari 13 Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah I hingga XIII.

​Kepala UPTD Tikomdik Disdik Jabar, Mohammad Ibrahim, mengungkapkan bahwa Program Jabar Sakola merupakan bentuk transformasi dari program beasiswa sebelumnya. Agar tidak salah sasaran dan tumpang tindih dengan bantuan pusat seperti PIP atau PKH, pemadanan data penerima dilakukan secara presisi berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

​”Harapan kami, melalui kesempatan ini kita semua dapat memahami dan melaksanakan program kebijakan Gubernur ini dengan sebaik-baiknya. Sehingga, bantuan pendidikan benar-benar dirasakan oleh siswa yang membutuhkan,” ujar Ibrahim.

​Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang PSMA Disdik Jabar, Ai Nurhasan, menegaskan komitmen lembaganya mengawal ketat penyaluran bantuan di lapangan. Pihaknya menginstruksikan seluruh jajaran di 13 KCD untuk turun tangan langsung melakukan verifikasi faktual.

​”Rekan-rekan di cabang dinas akan turun langsung memverifikasi data. Ini untuk memastikan bahwa program bantuan tersebut disalurkan secara tepat kepada warga Jawa Barat yang benar-benar berhak menerimanya,” tegas Ai.

​Implementasi Program Jabar Sakola ini dirancang melalui empat skema utama demi menyasar siswa SMA, SMK, serta SLB secara merata:

​1. PJS Personal: Skema pendanaan bagi siswa dari keluarga rentan (Desil 1) yang tidak tercover PKH/PIP. Fokusnya untuk kebutuhan personal pencegah putus sekolah, mulai dari seragam, buku, hingga ongkos transportasi harian.
​2. PJS Operasional: Bantuan keringanan SPP per tahun bagi siswa kelas 11 dan 12 sekolah swasta kategori rentan (Desil 1 dan 2). Istimewanya, khusus jenjang SLB swasta, seluruh siswanya diguyur bantuan ini tanpa memandang kriteria desil ekonomi.
​3. PJS Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK): Pembiayaan yang mencakup Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) serta subsidi SPP bulanan. Ini khusus bagi siswa SMA/SMK swasta yang sudah mengikat MoU dengan Pemprov Jabar sejak masa SPMB.
​4. PJS Mitra Industri: Beasiswa pendidikan penuh bagi siswa terpilih untuk menimba ilmu di kawasan SMK Mitra Industri, Bekasi. Biaya ditanggung penuh selama tiga tahun hingga lulus dan dipersiapkan langsung terserap dunia kerja.

​Melalui guliran Program Jabar Sakola ini, Pemprov Jabar optimistis tidak ada lagi anak-anak di tatar pasundan yang terpaksa berhenti sekolah akibat terkendala biaya. Langkah ini sekaligus menjadi jalan panjang mewujudkan pemerataan pendidikan demi mencetak generasi Jabar yang istimewa. (AM)