PENDIDIKAN

Disdik Jabar: Resmi Rilis 41 Sekolah Maung, Pendaftaran Dimulai 25 Mei

×

Disdik Jabar: Resmi Rilis 41 Sekolah Maung, Pendaftaran Dimulai 25 Mei

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi meluncurkan program Sekolah Maung (Manusia Unggul) untuk jenjang SMA dan SMK Negeri.

Berbeda dengan sekolah reguler, proses penerimaan di 41 sekolah terpilih ini bakal digeber lebih awal dan bersih dari jalur zonasi.

​Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menegaskan bahwa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk Sekolah Maung ini akan dibuka mulai tanggal 25 hingga 29 Mei 2026. Menariknya, kuota yang disediakan murni hanya untuk jalur prestasi.

​“Sekolah-sekolah Maung itu sekolah yang hanya menggunakan jalur prestasi. SPMB-nya juga lebih dulu, tanggal 25 Mei dimulainya. Di Sekolah Maung ini tidak ada lagi jalur zonasi atau domisili seperti sekolah reguler,” ujar Purwanto saat diwawancarai awak media di sela-sela kegiatan Pameran Pendidikan Cadisdik VII di SOR Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Senin (18/5/2026)

​Lantas, bagaimana dengan nasib sekolah reguler? Purwanto menjelaskan, masyarakat tidak perlu cemas. Untuk mekanisme penerimaan di sekolah reguler, polanya masih mempertahankan skema tahun lalu.
​Jalur yang dibuka untuk sekolah reguler tetap mengakomodasi empat pintu utama:

​Jalur Prestasi
​Jalur Domisili (Zonasi)
​Jalur Afirmasi
​Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Mutasi

​Terkait penentuan 41 sekolah yang disulap menjadi Sekolah Maung, Purwanto membeberkan bahwa prosesnya tidak asal-asalan. Penetapan tersebut merupakan hasil usulan dari tiap Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) yang kemudian divalidasi ketat oleh tim verifikasi di masing-masing kabupaten/kota.

​“Kami menetapkan ini melalui transformasi sekolah yang sudah ada, tujuannya mengembalikan sekolah-sekolah yang dulu dielu-elukan masyarakat agar kembali menjadi kebanggaan dan wadah alternatif bagi siswa berprestasi,” tambahnya.

​Salah satu poin krusial yang digarisbawahi Purwanto adalah misi sosial di balik program ini. Selama ini, stigma yang beredar adalah sekolah berprestasi hanya bisa diakses oleh siswa dari kalangan ekonomi mapan. Sekolah Maung hadir untuk mendobrak dinding pembatas tersebut.

​“Ini adalah wujud inklusivitas kami dalam melayani anak-anak berprestasi yang butuh perhatian. Bayangkan kalau mereka punya kemampuan ekonomi rendah tapi berprestasi, negara harus hadir melayani mereka dengan baik,” tegasnya.

​Tak tanggung-tanggung, Pemprov Jabar juga menggaransi pembiayaan penuh bagi warga miskin, khususnya yang masuk dalam kategori desil 1, 2, dan 3.

​“Mau sekolah di swasta kami biayai, di negeri kami gratiskan. Bahkan biaya personal seperti sepatu dan seragam juga di-cover pemerintah. Sesuai instruksi Gubernur, tidak boleh ada anak di Jabar yang putus sekolah karena alasan ekonomi,” cetus Purwanto.

​Ada perubahan signifikan yang wajib dicatat dalam pelaksanaan jalur prestasi SPMB reguler tahun ini. Disdik Jabar resmi menghapus tes seleksi mandiri yang biasa digelar sekolah.

​Sebagai gantinya, indikator kelulusan kini murni mengacu pada akumulasi nilai rapor yang dipadukan dengan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang sudah divalidasi langsung oleh Kementerian Pendidikan Dasar (Kemenikdas).

​Terkait potensi overload pendaftar, Disdik Jabar juga menyiapkan skenario sekolah penyangga di wilayah-wilayah yang minim atau jauh dari akses sekolah negeri. Di sekolah penyangga ini, kapasitas kelas akan dioptimalkan hingga menampung 36 sampai 40 siswa per kelas.

​Sebagai informasi, program rintisan ini tersebar di berbagai wilayah Jabar yang terdiri dari 28 SMAN dan 13 SMKN. Berikut daftar lengkapnya:

​Jenjang SMAN Maung:

​SMAN 2 Cibinong (Kab. Bogor)
​SMAN 1 Kota Bogor
​SMAN 1 Depok
​SMAN 1 Kota Bekasi
​SMAN 1 Sukatani (Kab. Bekasi)
​SMAN 1 Subang
​SMAN 1 Purwakarta
​SMAN 5 Karawang
​SMAN 2 Kota Sukabumi0
​SMAN 1 Pelabuhanratu (Kab. Sukabumi)
​SMAN 1 Cisarua (KBB)
​SMAN 1 Cianjur
​SMAN 3 Kota Bandung
​SMAN 5 Kota Bandung
​SMAN 3 Kota Cimahi
​SMAN 1 Soreang (Kab. Bandung)
​SMAN 1 Sumedang
​SMAN 1 Majalengka
​SMAN 1 Sindang (Kab. Indramayu)
​SMAN 2 Kota Cirebon
​SMAN 1 Palimanan (Kab. Cirebon)
​SMAN 2 Kuningan
​SMAN 6 Garut
​SMAN 1 Kota Tasikmalaya
​SMAN 1 Singaparna (Kab. Tasikmalaya)
​SMAN 1 Ciamis
​SMAN 1 Banjar
​SMAN 1 Parigi (Kab. Pangandaran)

​Jenjang SMKN Maung:

​SMKN 1 Cibinong (Kab. Bogor)
​SMKN 3 Kota Bogor
​SMKN 2 Kota Bekasi
​SMKN Maung Kabupaten Purwakarta
​SMKN 1 Cibadak (Kab. Sukabumi)
​SMKN 1 Pacet (Kab. Cianjur)
​SMKN 1 Kota Cimahi
​SMKN 1 Katapang (Kab. Bandung)
​SMKN 1 Majalengka
​SMKN 1 Mundu (Kab. Cirebon)
​SMKN 1 Garut
​SMKN 2 Kota Tasikmalaya
​SMKN 1 Pangandaran