PENDIDIKAN

Dari Tepi Kolam Menuju Garis Akhir, Tiga Santri Murid Al Mashduqi Kindergarten Tunjukkan Keberanian di Piala Kadisdik Garut I – 2026

×

Dari Tepi Kolam Menuju Garis Akhir, Tiga Santri Murid Al Mashduqi Kindergarten Tunjukkan Keberanian di Piala Kadisdik Garut I – 2026

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Tiga santri murid Al Mashduqi Kindergarten berpartisipasi dalam Kejuaraan Renang Antar Pelajar Piala Kadisdik Garut I 2026 yang berlangsung di Kolam Renang Talaga Bodas, Tarogong Kidul, Garut, pada Sabtu (3/10/2026).

Ketiga santri tersebut berlaga pada kategori Girls 6 & Under 25 LC Meter.

Mereka adalah Gistara Primaningtyas Darmawan, putri dari pasangan Kokon Darmawan dan Siti Solihah, Shakila Humaira Putri Karyadi, putri dari pasangan Andika dan Riana Anggraini, serta Ghayda Eshal Almassyifa, putri dari pasangan Edu Welly Pranoto dan Fitria Awanda Rendati.

Dalam kejuaraan tersebut, Gistara Primaningtyas Darmawan berhasil meraih posisi sepuluh besar. Sementara itu, Shakila Humaira Putri Karyadi dan Ghayda Eshal Almassyifa sukses menyelesaikan seluruh lintasan pertandingan hingga garis akhir sebagai finisher.

Bagi ketiganya, keikutsertaan dalam kompetisi tersebut tidak hanya berbicara tentang posisi akhir. Lebih dari itu, perlombaan menjadi ruang bagi mereka untuk belajar menghadapi tantangan, membangun keberanian, serta mengenal sportivitas dan ketekunan sejak usia dini.

Keberanian untuk berdiri di tepi kolam, mengenakan perlengkapan renang, lalu melaju menyusuri lintasan merupakan bagian dari proses tumbuh yang tidak kalah penting dari hasil perlombaan.

Bagi Al Mashduqi Kindergarten, setiap proses yang dilalui anak, mulai dari latihan hingga berani tampil di arena kompetisi merupakan kesempatan untuk menumbuhkan kemandirian dan kepercayaan diri
Kepala Al Mashduqi Kindergarten, Ms. Eka, menyampaikan apresiasi atas keberanian dan usaha yang ditunjukkan ketiga santri murid tersebut.

“Kami sangat terharu dan bangga melihat Gistara, Shakila, dan Eshal berani tampil dan berkompetisi di ajang sebesar ini. Di usia mereka yang baru menginjak 5 hingga 6 tahun, kemauan mereka untuk berlatih dan menyelesaikan perlombaan adalah prestasi yang sesungguhnya,” ungkap Ms. Eka.

Menurutnya, keberhasilan anak tidak selalu harus diukur melalui medali atau peringkat. Keberanian untuk melawan keraguan diri dan menikmati proses perkembangan menjadi bagian penting dari pembentukan karakter anak.

“Bagi kami di Al Mashduqi Kindergarten, kemenangan sejati adalah ketika anak-anak mampu mengalahkan keraguannya sendiri dan menikmati setiap proses perkembangannya dengan penuh kebahagiaan. Pengalaman ini sangat selaras dengan nilai-nilai kemandirian dan kepercayaan diri yang selalu kami tanamkan di sekolah,” lanjutnya.

Ia juga berpesan agar ketiganya terus berani mengeksplorasi potensi dan mencoba berbagai pengalaman baru.
“Teruslah mengeksplorasi potensi kalian, Nak. Kalian adalah juara di hati kami semua!” tutur Ms. Eka.

Partisipasi dalam Kejuaraan Renang Antar Pelajar Piala Kadisdik Garut I 2026 menjadi pengalaman berharga bagi Gistara, Shakila, dan Eshal untuk terus bertumbuh melalui proses.

Di balik setiap kayuhan, terdapat keberanian untuk mencoba, di balik garis akhir, terdapat pengalaman untuk kembali melangkah dengan lebih percaya diri.***