KAPOL.ID – Aksi sekelompok anak muda sempat menarik perhatian. Mereka membawa pesan keterbukaan ikhwal anggaran penanganan Covid-19 di Kota Tasikmalaya. Mereka menggelar pertunjukan teatrikal di luar pagar selatan Bale Kota Tasikmalaya.
Koordinator aksi, Fahmi, menyampaikan kekecewaannya, karena anggaran penanganan Covid-19, menurutnya tidak transparan.
“Kami dari Gerakan Satria Bersarung merasa sakit hati dan kecewa terhadap pemerintah atas kebijakan pemerintah kota Tasikmalaya yang tidak transparan khususnya anggaran Covid-19,” katanya.
Masih menurut Fahmi, Wali Kota diminta untuk menelisik semua Kepala Dinas yang terkait dengan penanganan Covid-19.
“Kami kecewa dengan adanya pengadaan sarung Rp 800 juta, anggaran sarung sebelum adanya wabah Corona itu bohong dan kami punya data,” ujar Fahmi, Jumat (15/5/2020)
Aksi teatrikal itu berjalan dengan tertib. Adegan bersih-bersih dengan sapu lidi mewarnai kritik sosial para anak muda itu. Mereka pun memasang spanduk berisi pesan yang cukup pedas.












