KAPOL.ID – Ketahanan pangan adalah ketersediaan pangan dan kemampuan seseorang untuk mengaksesnya. Sebuah rumah tangga dikatakan memiliki ketahanan pangan jika penghuninya tidak berada dalam kondisi kelaparan atau dihantui ancaman kelaparan.
Pendemi Corona Covid-19 yang belum diketahui kapan berakhirnya berdampak terhadap ketahanan pangan.
Demi mengurangi dampak tersebut Kapolsek Tawang Polres Tasikmalaya Kota menginisiasi masyarakat melalui karangtaruna membudidayakan ikan mujaer dan ikan lele untuk memenuhi lauk pauk.
Menurut Kapolsek Tawang, Iptu Yana Kusdiana, kolam yang dipilihnya merupakan lahan milik Pemkot Tasikmalaya. Lokasinya tepat samping Mapolsek Tawang.
Budi daya ikan mujaer butuh waktu tiga hingga empat bulan panen. Jangka waktu itu akan efektif memenuhi kebutuhan dapur, jika Covid-19 tak kunjung berakhir.
“Saya tidak hanya menanam ratusan ekor benih ikan mujaer ini saja. Tapi ingin menyaksikan hasil panen sukses yang memang benih ikan mujaer kualitas bagus ini kita tanam bersama dengan warga, karangtaruna dan Muspika Tawang,” kata Yana, Kamis (4/6/2020) siang.
Ditambahkan Yana kegiatan budi daya ikan mujaer ini memanfaatkan lahan milik Pemkot Tasikmalaya yang kebetulan lokasinya berdampingan dengan Makopolsek.
Nantinya masyarakat dan karangtaruna tinggal mengurus budi daya ikan mujaer dengan memberi pakan dan mengontrol saluran air agar hasil panen maksimal. Selama budi daya ikan, masyarakat dan karangtaruna tidak dilepas begitu saja karena ada tenaga ahli untuk penyuluhan. Polsek Tawang juga menempatkan personel Bhabinkamtibmas sebagai vioner bersama Babinsa.
“Mudah-mudahan imbas ekonomi karena Covid 19 ini bisa tertangani dengan budi daya ikan mujair dan kedepannya kita siapkan budi daya ikan lele. Mari kita kembangkan komoditas ikan air tawar agar kualitasnya kian bagus,” kata Yana.
Sementara itu Camat Tawang, Yuda Permana menyatakan, budi daya ikan mujair ini merupakan salah satu solusi menghadapi kondisi sulit di musim pandemi Copid 19.
Dia yakin masyarakat dibantu karangtaruna, TNI dan Polri bisa melewati jika budi daya ikan mujair ini ditangani dengan serius. “Terimakasih Pak Kapolsek atas inisiasinya,” pungkas Yuda. (DF)












