KAPOL.ID–Forum Aksi Simpul Belajar Tasikmalaya (AKSARA) terus menguatkan kapasitas. Kali ini dengan menggelar Lokakarya Tata Kelola Pemerintahan Kolaboratif, Kamis (18/2/2021).
Kegiatan berlangsung di aula Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP) Kabupaten Tasikmalaya. Acara dibuka oleh Plt. Asisten Daerah (Asda) II, Nana Rukmana.
Koordinator Madani Kabupaten Tasikmalaya yang membidani kelahiran Forum AKSARA, Ridwan mengemukakan bahwa kegiatan ini salah satu rangkaian dari sekian proses panjang.
“Pada intinya, tujuan kami adalah meningkatkan partisipasi masyarakat untuk membantu atau berkolaborasi dengan program pemerintah,” ujar Ridwan.
Hal tersebut bahkan tersurat pada tema kegiatan: “Menguatkan sinergi para pihak (pemerintah daerah, sektor swasta, dan organisasi masyarakat sipil) untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Tasikmalaya”.
Plt. Asda II Kabupaten Tasikmalaya sendiri sangat penyambut baik terhadap Forum AKSARA. Karena menurutnya, di Forum AKSARA terdeteksi organisasi masyarakat sipil (OMS) yang sebelumnya sama sekali belum ia kenal.
“Baru tahu saya kalau ternyata banyak OMS yang tidak begitu populer tetapi kiprahnya sangat nyata di masyarakat, khususnya di sektor kesehatan. Ini penting untuk terwujudnya pemerintahan yang baik,” ujar Nana.
Bagi Nana, pemerintah sangat berharap bisa berkolaborasi dengan OMS, akademisi, dan swasta. Karena dengan begitu pemerintahan akan kuat. Swasta, misalnya, bisa ikut membantu pembangunan dengan CSR-nya.
Di Kabupaten Tasikmalaya sendiri Nana mengakui bahwa masih banyak hal di bidang kesehatan yang perlu pembenahan. Edukasi menjadi penting mengingat geografis Kabupaten Tasikmalaya begitu beragam.
“Kalau kolaborasi itu terjalin, insya Allah semua hambatan itu akan tertanggulangi,” tambahnya.
Nana berharap kolaborasi tersebut berlangsung secara terukur. Setiap kegiatan terdokumentasikan dan tercatat.
“Misalnya soal kematian ibu dan bayi, berapa angka dan persentasenya. Karena itu akan nyambung ke indeks pembangunan manusia yang ujung-ujungnya ke angka harapan hidup,” Nana menandaskan.












